Akses Pejabat Partai Komunis China Masuk ke Amerika Dibatasi

Sabtu, 27 Juni 2020 - 09:23 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, mengumumkan jika negaranya saat ini tengah membatasi visa para pejabat Partai Komunis China (PKC). Foto : SINDOnews/Doc
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, mengumumkan jika negaranya saat ini tengah membatasi visa para pejabat Partai Komunis China (PKC). Kebijakan ini diambil karena pejabat tersebut dianggap bertanggung jawab untuk membatasi kebebasan di Hong Kong.

"Pembatasan visa AS berlaku untuk pejabat saat ini dan mantan pejabat PKC yang diyakini bertanggung jawab atas, atau terlibat dalam, merongrong otonomi tingkat tinggi Hong Kong," kata Pompeo tanpa menyebut nama mereka seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (27/06/2020).



Retorika AS melawan Beijing telah meningkat selama kampanye pemilihan ulang Trump. Jajak pendapat menunjukkan pemilih semakin bersikap "pahit" terhadap China, terutama karena virus Corona, yang dimulai di negara itu.

“Presiden Trump berjanji untuk menghukum pejabat Partai Komunis China (PKC) yang bertanggung jawab untuk mengeluarkan isi perut kebebasan Hong Kong. Hari ini, kami mengambil tindakan untuk melakukan hal itu,” kata Pompeo.

Ia mengatakan China telah meningkatkan upaya untuk merongrong otonomi Hong Kong melalui undang-undang dan dengan menekan pemerintah daerah untuk menangkap aktivis pro-demokrasi dan mendiskualifikasi kandidat pemilihan pro-demokrasi. "Amerika Serikat akan terus meninjau otoritasnya untuk menanggapi masalah ini," katanya.

Pengumuman Pompeo merupakan langkah konkret pertama AS dalam menanggapi langkah China. Bulan lalu, Presiden AS Donald Trump menanggapi undang-undang baru China dengan mengumumkan suatu proses untuk menghilangkan perlakuan ekonomi khusus yang memungkinkan Hong Kong untuk tetap menjadi pusat keuangan global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!