Kader PDIP Bekasi Longmarch Minta Polisi Usut Kasus Pembakaran Bendera
Jum'at, 26 Juni 2020 - 18:22 WIB
Faisyal mengaku, meski insiden pembakaran itu terjadi di Jakarta, tak dipermasalahkan massa kader PDIP di Kota Bekasi ikut melaporkan ke pihak kepolisian wilayah. Pasalnya, seluruh kader partai di wilayah lain ikut melaporkan kasus pembakaran bendera di masing-masing daerah.
"Karena institusi Polri juga kan ada di Indonesia, membawahi semuanya. Jadi kami sebagai kader partai perlu melaporkan juga. Intinya semua kader bisa mengawal proses hukum, agar pihak kepolisian benar menjadi harapan bisa menyelesaikan kasus ini," timpalnya..
Sementara itu, Ketua Bappilu DPC PDIP Kota Bekasi, Nicodemus Godjang mengajak seluruh kader partai besutan Megawati Soekarno Putri untuk terus membumikan pancasila sebagai ideolgi bangsa. Ia menyesali sikap demonstran di Jakarta yang membakar bendera PDIP dengan menyandingkannya dengan bendera Partai Komunis Indonesia (PKI).
"Satu bendera kita di bakar, maka kita kibarkan ribuan bendera sebagai bentuk peralawanan. Kita harus hargai hukum di negeri ini dan meminta agar pihak kepolisian dengan cepat menangkap para pelaku pembakaran dan otak dibalik pembakaran bendera kami," tandasnya.
"Karena institusi Polri juga kan ada di Indonesia, membawahi semuanya. Jadi kami sebagai kader partai perlu melaporkan juga. Intinya semua kader bisa mengawal proses hukum, agar pihak kepolisian benar menjadi harapan bisa menyelesaikan kasus ini," timpalnya..
Sementara itu, Ketua Bappilu DPC PDIP Kota Bekasi, Nicodemus Godjang mengajak seluruh kader partai besutan Megawati Soekarno Putri untuk terus membumikan pancasila sebagai ideolgi bangsa. Ia menyesali sikap demonstran di Jakarta yang membakar bendera PDIP dengan menyandingkannya dengan bendera Partai Komunis Indonesia (PKI).
"Satu bendera kita di bakar, maka kita kibarkan ribuan bendera sebagai bentuk peralawanan. Kita harus hargai hukum di negeri ini dan meminta agar pihak kepolisian dengan cepat menangkap para pelaku pembakaran dan otak dibalik pembakaran bendera kami," tandasnya.
(thm)
Lihat Juga :