Kader PDIP Bekasi Longmarch Minta Polisi Usut Kasus Pembakaran Bendera

Jum'at, 26 Juni 2020 - 18:22 WIB
loading...
Kader PDIP Bekasi Longmarch...
Ratusan kader DPC PDIP Kota Bekasi longmarch menuju Mapolres Metropolitan Bekasi Kota di Jalan Pramuka,, Bekasi Selatan, Jumat (26/6/2020) sore. Foto: SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Ratusan kader Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota Bekasi longmarch menuju Mapolres Metropolitan Bekasi Kota di Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Jumat (26/6/2020) sore.

Mereka meminta penegak hukum mengusut kasus pembakaran bendera dalam demonstrasi penolakan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila di depan Gedung DPR/MPR, beberapa hari lalu.

Sekretaris DPC PDIP Kota Bekasi, Ahmad Faisyal Hermawan, megatakan, aksi turun ke jalan ini sekaligus membuat laporan soal pembakaran bendera partai berlambang banteng moncong putih oleh demonstran di Jakarta. Aksi yang dilakukan PDIP Kota Bekasi ini dilatarbelakangi oleh kekecewaan dengan membakar partai yang telah terdaftar di Kemenkum HAM.

"Aksi ini kami meminta kepada petugas kepolisian untuk menindaklanjuti dan mengusut tuntas para pelaku pembakar bendera partai kami belum lama ini," katanya kepada wartawan. (Baca juga: Pembakaran Bendera PDIP, Mega Perintahkan Kader Rapatkan Barisan)

Faisyal mengaku, meski insiden pembakaran itu terjadi di Jakarta, tak dipermasalahkan massa kader PDIP di Kota Bekasi ikut melaporkan ke pihak kepolisian wilayah. Pasalnya, seluruh kader partai di wilayah lain ikut melaporkan kasus pembakaran bendera di masing-masing daerah.

"Karena institusi Polri juga kan ada di Indonesia, membawahi semuanya. Jadi kami sebagai kader partai perlu melaporkan juga. Intinya semua kader bisa mengawal proses hukum, agar pihak kepolisian benar menjadi harapan bisa menyelesaikan kasus ini," timpalnya..

Sementara itu, Ketua Bappilu DPC PDIP Kota Bekasi, Nicodemus Godjang mengajak seluruh kader partai besutan Megawati Soekarno Putri untuk terus membumikan pancasila sebagai ideolgi bangsa. Ia menyesali sikap demonstran di Jakarta yang membakar bendera PDIP dengan menyandingkannya dengan bendera Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Satu bendera kita di bakar, maka kita kibarkan ribuan bendera sebagai bentuk peralawanan. Kita harus hargai hukum di negeri ini dan meminta agar pihak kepolisian dengan cepat menangkap para pelaku pembakaran dan otak dibalik pembakaran bendera kami," tandasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
PDIP Kembali Tegaskan...
PDIP Kembali Tegaskan Posisinya Jadi Mitra Strategis Pemerintah: Kami Tidak Nyinyir
PDIP Soroti Perlindungan...
PDIP Soroti Perlindungan Hukum Pihak Ketiga dalam RUU Perampasan Aset
Rekomendasi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved