Belajar di Jerman sambil Jual Pempek, Mahasiswi Indonesia Raup Banyak Cuan

Selasa, 12 Juli 2022 - 04:47 WIB
Dan untuk mengurangi biaya ongkos kirim maka yang dilakukan adalah dengan memesan dalam jumlah yang panjang. Untuk pengiriman ke Jerman, digunakan jasa titip bagasi pada orang Indonesia yang hendak berangkat ke Jerman dan membuka jasa titip bagasi.

Aufa kemudian memesan 20 paket yang terdiri dari pempek dan otak-otak ikan tenggiri. Saat itu, ia hanya coba-coba menjual makanan tersebut ke rekan yang dia kenal di Jerman. Dan tidak ada harapan lebih kecuali untuk menutup ongkos kirim.

"Awalnya tidak ada harapan lebih atas rencana untuk berdagang pempek di Jerman. Dan ternyata di luar dugaan, 20 paket pempek dan otak-otak habis terjual, tidak sampai satu pekan,"tambahnya.

Antusiasme akan pempek sangat tinggi, yang diperkirakan menjadi bentuk rasa rindu perantau Indonesia yang sedang di Jerman. Pesananpun terus mengalir ke mejanya dari teman sesama warga Indonesia ataupun dari negara lain. Baca juga: Mahasiswi Berjilbab Tewas Diberondong Tembakan di Kampusnya

Akhirnya, Aufa memesan kembali pempek dari UMKM yang sama. Hingga kini sudah hampir 60 paket pempek terjual. Pembeli tidak hanya dari orang Indonesia yang sedang merantau di Jerman namun juga ada salah satu negara lain.

"Pembeli saya ada yang dari Austria. Berapa pun ongkos kirim dari Jerman ke Austria akan dibayarnya demi merasakan nikmatnya makanan pempek, yang dibuat langsung dari Indonesia," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!