Belajar di Jerman sambil Jual Pempek, Mahasiswi Indonesia Raup Banyak Cuan

Selasa, 12 Juli 2022 - 04:47 WIB
Aufa saat berada di Jerman. (dok.ist/Humas UNY)
YOGYAKARTA - Sambil menyelam minum air. Itulah yang dilakukan oleh Anysaufha Putri Kinanti, salah satu mahasiswi program studi Pendidikan Bahasa Jerman Fakultas Bahasa dan Seni UNY. Anysaufha, mahasiswi yang berkesempatan menempuh studi selama satu semester di Jerman.

Tak sekedar belajar, kesempatan berada di negeri Jerman ini juga ia manfaatkan untuk mengembangkan insting bisnisnya. Di sela waktunya belajar di Jerman, ia mencoba memperkenalkan makanan tradisional asal Palembang, yaitu empek-empek (pempek). Baca juga: Penuh Haru! Mahasiswi Pembuang Bayi Dinikahkan di Polres Jaktim



Aufa, begitu dia disapa, mengaku sangat beruntung, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memberinya kesempatan untuk menekuni bidang wirausaha. Di mana dia terpilih mengikuti Program Mahasiswa Wirausaha(PMW) saat semester 4."Mungkin karena senang berwirausaha, saat berada di Jerman jiwa wirausaha yang masih melekat kembali menggelora,"tutur dia.

Idenya memperkenalkan dan menjual makanan tradisional ini muncul ketika dia merasa merindukan makanan Indonesia tersebut. Saat itu, dengan gadgetnya Aufa langsung mencari UMKM Indonesia melalui media sosial yang menjual pempek.

Saat itu, pilihannya jatuh pada Pempek Bangik, karena membuka pengiriman kemanapun termasuk ke Jerman. Namun demikian, dia harus berpikir sekian kali mengingat ongkos kirim yang begitu besar untuk sampai ke Jerman. "Kalau hanya memesan tiga sampai lima paket pempek, ongkos kirimnya ke Jerman mahal," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!