Perdagangan Ilegal TSL Tinggi, Karantina Pertanian Manado Bangun Gugus Wasdak Timur

Jum'at, 26 Juni 2020 - 14:21 WIB
Menurut Donni, tingginya lalulintas perdagangan dari Sulawesi Utara ke wilayah timur tersebut diperlukan juga peningkatan pengawasannya. Selain untuk menguatkan kordinasi, Donni menyebutkan pentingnya membangun pengawasan Karantina yang terintegrasi. Apalagi ragam banyak dan lalulintasnya sangat tinggi, imbuhnya.

Sementara itu, Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani yang diwakili oleh Loenardus menyebutkan sejalan dengan kebijakan Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red) terkait sinergisitas pertanian maka pihaknya secara aktif berkordinasi dengan Dinas Provinsi di seluruh Indonesia. (Baca: Kapal China Masuk Perairan Teluk Amurang, Lantamal VIII Lakukan Waspam )

Hal ini dilakukan agar tidak ada kebijakan daerah yang justru bertentangan dengan kebijakan di pusat. Dalam pertemuan itu turut dihadiri secara aktif oleh 14 (empat belas) unit pelaksana teknis karantina pertanian di wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua.

Melalui daring, Kepala Pusat KKIP, Junaidi menyampaikan apresiasinya atas inisiasi Karantina Pertanian Manado. Ia memberikan arahan agar tetap lakukan koordinasi dengan pihak eksternal dan memperhatikan kearifan lokal. "Bangun gugus pengawasan dan penindakan (wasdak) Karantina Pertanian di wilayah Timur,"tutup Junaidi.

(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!