Puluhan Tahun Penuh Sampah dan Bau, Sungai di Pasuruan Dikeruk

Kamis, 25 Juni 2020 - 21:47 WIB
Menurut Kepala Desa Tambak Lekok, Muhammad Ali, pengerukan ini baru pertama kali dilakukan selama puluhan tahun. "Kami tentu senang. Meski baunya menyengat, tappi akhirnya sungai bersih dari sampah dan tidak menimbulkan bau lagi," terang Muhammad Ali.

Diduga, sampah-sampah tersebut berasal dari desa-desa di sekitarnya. Seperti Desa Jatirejo, Branang, Tumpang, Balonganyar, dan Tambak Lekok. Di desa-desa tersebut tidak memiliki tempat sampah bersama.(Baca juga: Kasus Chikungunya di Kediri Meningkat saat Pandemi COVID-19 )

Camat Lekok, Fauzan, mengatakan, pengerukan sungai ini dilakukan sekitar satu minggu dan sampahnya dibuang ke tempat yang jauh lebih aman. Pihaknya mengharapkan warga tidak membuang sampah di sungai lagi. "Dalam waktu dekat akan dibangun temmpat sampah," ujarnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!