KH Syam Amir Yunus Komandoi Dewan Hakim MTQ Provinsi Sulsel di Bone
Selasa, 28 Juni 2022 - 14:51 WIB
Begitu pula pada event Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ). Prestasinya diantaranya, Juara 1 Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) 20 juz di Pekanbaru, Riau di tahun 1994. Juara 1 tafsir Bahasa Arab di Palu tahun 2000. Masuk 10 besar MTQ Internasional di Mekkah tahun 1995 serta Juara 4, 30 juz MTQ Internasional di Iran tahun 2000.
Dan sederet prestasi yang diraih KH Syam Amir di ajang MTQ provinsi maupun nasional. Bahkan KH Syam Amir dipercaya menjadi official setiap ajang MTQ Internasional.
Selain berpretasi di ajang lomba, KH Syam Amir selama ini juga dipercaya untuk menjadi dewan hakim. Tercatat sudah 6 kali menjadi dewan hakim MTQ nasional dan 1 kali dewan hakim STQ Nasional serta 4 kali dewan hakim MTQ mahasiswa nasional.
KH Syam Amir melanjutkan, tentu menjadi koordinator dewan hakim bukanlah amanah ringan, baginya, pekerjaan sebagai koordinator dituntut bertanggung jawab serta harus adil, professional, cermat, teliti, punya dedikasi dan indepebden tidak mudah terpengaruh dengan kepentingan dan godaan.
Baginya setelah di SK-kan sebagai koordinator dewan hakim bersama dewan hakim lainnya, langkah pertama yang dilakukan adalah mengadakan orientasi untuk memaksimalkan tugas dalam memberikan penilaian terbaik.
Baca Juga: Kafilah Dua Boccoe Berjaya di MTQ ke-32 Kabupaten Bone
Dan sederet prestasi yang diraih KH Syam Amir di ajang MTQ provinsi maupun nasional. Bahkan KH Syam Amir dipercaya menjadi official setiap ajang MTQ Internasional.
Selain berpretasi di ajang lomba, KH Syam Amir selama ini juga dipercaya untuk menjadi dewan hakim. Tercatat sudah 6 kali menjadi dewan hakim MTQ nasional dan 1 kali dewan hakim STQ Nasional serta 4 kali dewan hakim MTQ mahasiswa nasional.
KH Syam Amir melanjutkan, tentu menjadi koordinator dewan hakim bukanlah amanah ringan, baginya, pekerjaan sebagai koordinator dituntut bertanggung jawab serta harus adil, professional, cermat, teliti, punya dedikasi dan indepebden tidak mudah terpengaruh dengan kepentingan dan godaan.
Baginya setelah di SK-kan sebagai koordinator dewan hakim bersama dewan hakim lainnya, langkah pertama yang dilakukan adalah mengadakan orientasi untuk memaksimalkan tugas dalam memberikan penilaian terbaik.
Baca Juga: Kafilah Dua Boccoe Berjaya di MTQ ke-32 Kabupaten Bone
Lihat Juga :