Akibat Cuaca Ekstrem, Petani Cabai Lereng Merapi Gagal Panen saat Harga Meroket

Senin, 20 Juni 2022 - 10:39 WIB
Akibat cuaca tidak menentu, tanaman cabai milik petani di lereng Gunung Merapi, kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dirserang hama penyakit. Foto/iNews TV/Tata Rahmanta
BOYOLALI - Harga cabai yang sedang meroket, tak sepenuhnya dapat dinikmati oleh para petani cabai. Tak sekedar selisih harga cabai yang sangat tinggi antara di tingkat petani dengan di pasar, petani juga harus menghadapi cuaca ekstrem yang membuatnya gagal panen.

Baca juga: Harga Cabai Meroket, Petani Madina Rela Jaga Kebun 24 Jam



Cuaca yang serba tidak menentu, membuat tanaman cabai milik para petani di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mengalami kerusakan. Bahkan, hasil panen cabai juga merosot tajam.

Hal itu salah satunya dirasakan petani cabai di Cepogo, Kabupaten Boyolali, Sholeh. "Biasana setiap panen memperoleh 50 kg cabai, ini akibat cuaca tidak menentu sekali panen hanya dapat 30 kg," tuturnya.

Baca juga: Kisah Ratu Nilakendra, Raja Kelima Pajajaran Penganut Sekte Tantra yang Mewajibkan Ritual Persetubuhan

Harga cabai yang mengalami kenaikan, membuatnya sedikit bisa bernapas lega. Pasalnya, meski hasil panen cabainya menurun drastis, namun masih bisa tertutup dengan kenaikan harga cabai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!