Omicron BA.4 dan BA.5 Terdeteksi, Anggota DPRD DKI Minta Pemprov Galakkan Vaksin Booster

Minggu, 12 Juni 2022 - 20:05 WIB
"Saya mengimbau kepada masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa, tapi dengan catatan, tetap ikuti anjuran pemerintah, terutama dalam hal penegakan protokol kesehatan yang ketat. Masyarakat tidak perlu panik menyikapi masuknya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 ke Indonesia," kata Kenneth.

Kasus konfirmasi positif virus Covid-19 di Indonesia bertambah menjadi 574 kasus pada Sabtu (11/6/2022). Kasus positif ini tersebar di sejumlah provinsi. DKI Jakarta masih menduduki peringkat teratas kasus konfirmasi Covid-19 dengan 314 kasus. Kemudian Jawa Barat sebanyak 92 kasus, dan Banten sebanyak 71 kasus.

Sejak Selasa (7/6), kasus infeksi harian di Jakarta sudah menunjukkan peningkatan dan melampaui angka 200 kasus per hari. Pada Selasa (7/6), ada 260 kasus yang terkonfirmasi dalam satu hari. Selanjutnya, Rabu (8/6/2022) tercatat 288 kasus.

Kemudian pada Kamis (9/6) jumlahnya kembali meningkat ada 276 kasus. Pada Jumat (10/6), jumlah kasus baru Covid-19 bertambah menjadi 333 kasus.

Kent pun menduga melonjaknya kasus Covid-19 di Jakarta disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya seperti masyakarat sudah banyak dan bebas berinteraksi, hingga mulai sering lepas masker.

"Saya menduga penyebabnya multifaktor ya, mulai dari masyarakat yang sudah tak patuh prokes," tukasnya.

Saat ini semua kegiatan masyarakat juga sudah kembali normal, mulai anak sekolah full offline, hingga pekerja sudah 100 persen WFO. Masyarakat juga mulai sering lepas masker saat berinteraksi. "Selain itu, belum semua orang yang mengikuti vaksin booster juga menjadi faktor," beber Kent.

Saat ini, kata Kent, angka vaksinasi lengkap atau dosis pertama dan kedua masih di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 cakupan vaksinasi dosis lengkap di Indonesia masih lebih rendah, yakni baru mencapai 62%, sedangkan standar WHO minimal 70%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!