10 Gubernur Berkumpul di Gowa Hadiri Kick Off Program Desa Antikorupsi
Selasa, 07 Juni 2022 - 17:58 WIB
Adapun ke 10 Gubernur itu masing-masing Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Gubernur Jawa Barat Ridawan Kamil diwakili Inspektur Inspektorat.
Gubernur Bali Wayan Koster diwakili Wagub, Gubernur Nusa Tengara Barat (NTB) Zulkieflimansyah, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, dan Gubernur Kalbar Sutamidji, dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.
Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abd Halim Iskandar dan Mendagri yang diwakili Irjen Ditjen Bina Desa. Juga hadir 24 Bupati dan Walikota se Sulsel.
Menurutnya, tindak pidana korupsi adalah kejahatan yang luar biasa dan berdampak buruk bagi kesejahteraan rakyat.Karena itu, upaya pemberantasan harus dilakukan semua pihak agar bisa bersama-sama dalam memerangi korupsi.
Firli Bahuri menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia. Seluruh masyarakat, seluruh sektor pemerintahan bahkan swasta sekalipun akan dalam pengawasan intens KPK khususnya dalam hal penggunaan anggaran negara.
Gubernur Bali Wayan Koster diwakili Wagub, Gubernur Nusa Tengara Barat (NTB) Zulkieflimansyah, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, dan Gubernur Kalbar Sutamidji, dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.
Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abd Halim Iskandar dan Mendagri yang diwakili Irjen Ditjen Bina Desa. Juga hadir 24 Bupati dan Walikota se Sulsel.
Menurutnya, tindak pidana korupsi adalah kejahatan yang luar biasa dan berdampak buruk bagi kesejahteraan rakyat.Karena itu, upaya pemberantasan harus dilakukan semua pihak agar bisa bersama-sama dalam memerangi korupsi.
Firli Bahuri menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia. Seluruh masyarakat, seluruh sektor pemerintahan bahkan swasta sekalipun akan dalam pengawasan intens KPK khususnya dalam hal penggunaan anggaran negara.
Lihat Juga :