Ajarkan Aliran Sesat, Rumah Bekas Warung Makan di Pasuruan Digeruduk Warga

Senin, 16 Mei 2022 - 13:43 WIB
"Dari hasil sejumlah pertemuan, kelompok ini mengaku mempelajari Alquran melalui terjemahan, namun mereka tak mempercayai adanya hadis nabi," ujar Ketua MUI Purwosari, Sulhan. Baca: Ini Daftar Korban Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Tol Sumo.

Kelompok ini sendiri mengaku berguru langsung pada Allah melalui Alquran terjemah yang dibacanya. Kelompok ini juga menolak mendapatkan bimbingan dari tokoh agama atau guru dari manusia.

Saat ini, pihak pemerintah daerah Bakorpakem, FKUB, MUI dan Kejaksaan akan berkoordinasi terkait keberadaan kelompok ini.

Sementara polisi berjaga di lokasi tempat bekas warung untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan termasuk emosi warga setempat.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!