Mulai Dibuka, Mal di Bogor Tetap Berisiko Tinggi Dibanding Pasar Tradisional
Minggu, 21 Juni 2020 - 16:09 WIB
"Makanya banyak persyaratan sebelum mal beroperasi. Pertimbangannya banyak. Karena indoor dan pakai ruangan AC. Di indoor lebih tinggi risikonya dibanding outdoor yang kena matahari," katanya, Minggu 21 Juni 2020. (Baca juga: Pada Hari Kedua, Pengunjung TM Ragunan Meningkat Jadi 900 Orang )
Maka dari itu, Pemkot akan terus memonitor operasional mal, terutama dalam penerapan protokol kesehatan. "WHO saja merekomendasikan kita berkegiatan di luar ruangan. Kalau mal, risiko penularannya tinggi. Kalau di pasar lebih rendah. Kan kena matahari," katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan perkembangan terbaru angka kasus positif baru Covid-19 di Kota Bogor hingga saat ini total jumlahnya mencapai 168 orang, rinciannya sembuh 94 orang, positif aktif 57 orang dan meninggal 17 orang. "Hari ini jumlah pasien terkonfirmasi positif bertambah 1 kasus, pasien yang sembuh bertambah 10 orang, pasien dalam perawatan bertambah 9 pasien," katanya.
Maka dari itu, Pemkot akan terus memonitor operasional mal, terutama dalam penerapan protokol kesehatan. "WHO saja merekomendasikan kita berkegiatan di luar ruangan. Kalau mal, risiko penularannya tinggi. Kalau di pasar lebih rendah. Kan kena matahari," katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan perkembangan terbaru angka kasus positif baru Covid-19 di Kota Bogor hingga saat ini total jumlahnya mencapai 168 orang, rinciannya sembuh 94 orang, positif aktif 57 orang dan meninggal 17 orang. "Hari ini jumlah pasien terkonfirmasi positif bertambah 1 kasus, pasien yang sembuh bertambah 10 orang, pasien dalam perawatan bertambah 9 pasien," katanya.
(mhd)
Lihat Juga :