Pemkab Mojokerto Dilema, Pasar Sawahan Berpotensi Jadi Klaster Baru

Kamis, 18 Juni 2020 - 20:21 WIB
Dalam surat tersebut dijelaskan jika Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Bangsal dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Bangsal mengambil keputusan untuk menutup sementara aktivitas Pasar Sawahan tersebut. Penutupan sementara itu dilakukan selama 14 hari ke depan, mulai 18 Juni sampai 1 Juli 2020.

Ini dilakukan untuk menghindari dan mencegah penyebaran terpaparnya virus Covid-19 oleh penjual dan pembeli serta masyarakat sekitar di wilayah pasar tersebut. Penutupan dilakukan paling lambat tanggal 19 Juni 2020 atau besok.

"Sudah kami koordinasikan ke Forkpimka agar tetap menunggu hasil evaluasi gugus tugas. Saat ini kami masih melakukan evaluasi," jelas Ardi.(Baca juga : Pasien COVID-19 Membeludak, Pemkot Mojokerto Tambah Ruang Isolas i)

Sejauh ini, jumlah warga Kabupaten Mojokerto yang terkonfirmasi positif Covid-19 memang terus mengalami peningkatan yang signifikan. Dilansir dari situs resmi Gugus Tugas Percepatan Penanangan Covid-19 Kabupaten Mojokerto, covid19.mojokertokab.go.id, jumlah pasien positif Covid-19 mencapai 105 orang.

Sementara untuk jumlah Orang Tanpa Gejala OTG mencapai 93 orang. Kemudian Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 sebanyak 111 orang. Dari jumlah itu, PDP yang meninggal sebanyak 12 orang, 81 orang dalam perawatan dan baru 16 orang yang dinyatakan sembuh.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!