Kukis Narkoba Berbahan Impor dari China, Diproduksi di Bali dan Dijual di Jakarta

Kamis, 07 April 2022 - 09:51 WIB
Bambang menambahkan, dalam sekali produksi, residivis kasus narkotika ini bisa membuat 100 potong kukis narkoba. Dari jumlah itu, 80 potong telah dikirim lewat jasa ekspedisi kepada seseorang bernama Dimas yang kini buron. "Sisanya dikonsumsi pelaku," papar Bambang.

Untuk bahan pembuatan kukis narkoba, Chaesar mengimpor dari China. Yaitu 4en-pentyl MDA-19 dan ADB-Fubiata, turunan dari jenis ganja. Bambang menambahkan, pendalaman masih terus dilakukan untuk mengungkap jaringan Chaesar. "Termasuk jaringan pemasarannya," imbuhnya.

Baca juga: Gunakan Mobil Berstiker Mabes Polri, 3 Mahasiswa Sedot Ratusan Liter Solar Bersubsidi

Chaesar ditangkap saat mengambil paketan yang dibungkus kresek putih di Jalan Tukad Musi Denpasar, Jumat (1/4/2022) lalu. Setelah diinterogasi, Chaesar mengaku paketan itu berisi bahan untuk membuat kukis narkoba.

Tersangka juga mengaku memiliki kue kering yang disimpan di rumahnya di Jalan Ida Bagus Oka. Di rumah Chaesar, polisi menemukan 19 potong kukis narkoba, bahan kue, serbuk yang mengandung unsur narkotika, kompor gas, microwave, dan timbangan elektrik.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!