PDAM Wajo Disebut Menguras APBD dan Hanya Jadi Beban Pemerintah
Kamis, 18 Juni 2020 - 12:57 WIB
Baca Juga : Warga di Kabupaten Wajo Keluhkan Kenaikan Pembayaran PBB
Sementra Anggota Komisi II DPRD Wajo, Asri Jaya Latif mengatakan, harga kubikasi dari penjualan air kepada pelanggan masih mengutamakan nilai sosial, di banding profit yang ingin didapatkan
Selain itu, sambungan pelanggan masih di bawah 30.000. Hal tersebut menjadi kendala menetapkan standar harga sesuai yang diatur melalui peraturan mentri dalam negeri (Permendagri).
"Kami melihat harga dari kubikasi air PDAM masih mengutamakan nilai sosial dibanding provit yang ingin dicapai," jelasnya.(ADV)
Sementra Anggota Komisi II DPRD Wajo, Asri Jaya Latif mengatakan, harga kubikasi dari penjualan air kepada pelanggan masih mengutamakan nilai sosial, di banding profit yang ingin didapatkan
Selain itu, sambungan pelanggan masih di bawah 30.000. Hal tersebut menjadi kendala menetapkan standar harga sesuai yang diatur melalui peraturan mentri dalam negeri (Permendagri).
"Kami melihat harga dari kubikasi air PDAM masih mengutamakan nilai sosial dibanding provit yang ingin dicapai," jelasnya.(ADV)
(sri)
Lihat Juga :