PDAM Wajo Disebut Menguras APBD dan Hanya Jadi Beban Pemerintah

Kamis, 18 Juni 2020 - 12:57 WIB
loading...
PDAM Wajo Disebut Menguras...
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Wajo belum mampu berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Foto : SINDOnews/Ilustrasi
A A A
WAJO - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Wajo belum mampu berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). PDAM Wajo dinilai, hanya menguras APBD dan menjadi beban pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Wajo, Armayani, Kamis (18/06/2020). Kata Dia, hampir setiap tahun, PDAM Wajo belum mampu memberikan PAD an mencetak laba kepada pemerintah daerah. Baca : Katanya Iuran PDAM Gratis, Ternyata Hanya Isapan Jempol

Menurut Armayani, berdasarkan laporan keuangan PDAM Kabupaten Wajo, setiap tahun bahkan perusahaan tersebut hanya mengalami kerugian. Dana penyertaan senilai miliaran rupiah yang diberikan setiap tahun oleh pemerintah belum mampu mengangkat kinerja dari PDAM Wajo.

"Bagaimana mau ada PAD kalau perusahaan itu sendiri belum mampu menghasilkan laba buat dirinya. Dana penyertaan yang diberikan pemerintah pusat kepada PDAM senilai Rp3,5 miliar belum mampu memberikan kontribusi positif, terutama bagi PAD," tukasnya kepada SINDOnews.

Baca Juga : Warga di Kabupaten Wajo Keluhkan Kenaikan Pembayaran PBB

Sementra Anggota Komisi II DPRD Wajo, Asri Jaya Latif mengatakan, harga kubikasi dari penjualan air kepada pelanggan masih mengutamakan nilai sosial, di banding profit yang ingin didapatkan

Selain itu, sambungan pelanggan masih di bawah 30.000. Hal tersebut menjadi kendala menetapkan standar harga sesuai yang diatur melalui peraturan mentri dalam negeri (Permendagri).

"Kami melihat harga dari kubikasi air PDAM masih mengutamakan nilai sosial dibanding provit yang ingin dicapai," jelasnya.(ADV)
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perumda Air Minum Bekasi...
Perumda Air Minum Bekasi Siapkan Transformasi Besar di 2026
Evaluasi Kerja Sama...
Evaluasi Kerja Sama Air Curah, Soroti Aspek Keuntungan dan Kinerja
IPA Tambun Utara Diaktifkan...
IPA Tambun Utara Diaktifkan Lagi demi Pulihkan Layanan Air Bersih Warga
Tirta Bhagasasi Tetapkan...
Tirta Bhagasasi Tetapkan 2026 sebagai Tahun Konsolidasi Pegawai
Bekasi Perluas Jaringan...
Bekasi Perluas Jaringan Perpipaan demi Tingkatkan Jumlah Pelanggan
Bekasi Targetkan 9.600...
Bekasi Targetkan 9.600 Sambungan Pelanggan Baru Air Bersih di 2025
Persija Gandeng Sponsor...
Persija Gandeng Sponsor Baru Jelang Liga 1 2025/2026, Logonya Mejeng di Jersey Depan 
Pasokan PDAM Mati, Warga...
Pasokan PDAM Mati, Warga Manggarai Kesulitan Cari Air Bersih
Puluhan Pegawai Perumda...
Puluhan Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi Digembleng Pelatihan SDM
Rekomendasi
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Keluar dari RS Polri,...
Keluar dari RS Polri, Roy Suryo Kepalkan Tangan, dr tifa Dipegang 2 Polisi
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Berita Terkini
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved