Klitih Tewaskan Anak Anggota DPRD, Polisi Berhasil Identifikasi 2 Motor Pelaku
Selasa, 05 April 2022 - 19:00 WIB
Sebelumnya polisi menyebut tewasnya DAA bukan karena penganiayaan membabi buta tanpa arah, namun mereka menyebutnya sebagai aksi tawuran. Karena sebelumnya ada proses dari dua kelompok yang mengakibatkan salah satunya tersinggung. "Jadi itu bukan asal serang kepada orang tak dikenal. Tetapi ada pemicunya," terangnya.
Baca juga: Jenderal Polisi Bintang 2 Blusukan ke Pabrik dan Pasar Cek Persediaan Minyak Goreng
Ternyata, sebelum terjadi aksi penganiayaan telah ada aksi saling memprovokasi antara kelompok korban dengan kelompok pelaku. Kedua kelompok ini telah ketemu di jalan ringroad selatan tanpa sengaja
Di mana sebelumnya kelompok korban terdiri dari lima kendaraan yang digunakan delapan orang, sekitar pukul 01.00 WIB, mencoba kecepatan motor di jalan ringroad selatan. Kelompok pelaku memang sengaja mengetes kecepatan sepeda motor mereka, karena memiliki knalpot yang cukup besar.
Motor yang dipacu dengan kecepatan tinggi sehingga menimbulkan suara knalpot cukup besar. Dan di jalur lambat ketemu dengan motor yang diduga kelompok pelaku, ada yang dikendarai lima orang.
Baca juga: Jenderal Polisi Bintang 2 Blusukan ke Pabrik dan Pasar Cek Persediaan Minyak Goreng
Ternyata, sebelum terjadi aksi penganiayaan telah ada aksi saling memprovokasi antara kelompok korban dengan kelompok pelaku. Kedua kelompok ini telah ketemu di jalan ringroad selatan tanpa sengaja
Di mana sebelumnya kelompok korban terdiri dari lima kendaraan yang digunakan delapan orang, sekitar pukul 01.00 WIB, mencoba kecepatan motor di jalan ringroad selatan. Kelompok pelaku memang sengaja mengetes kecepatan sepeda motor mereka, karena memiliki knalpot yang cukup besar.
Motor yang dipacu dengan kecepatan tinggi sehingga menimbulkan suara knalpot cukup besar. Dan di jalur lambat ketemu dengan motor yang diduga kelompok pelaku, ada yang dikendarai lima orang.
(eyt)