Cuaca Ekstrem Masih Terjadi hingga April, Warga Diminta Waspada Banjir Bandang
Minggu, 03 April 2022 - 11:17 WIB
BPBD mengingatkan masyarakat waspada cuaca ekstrem hingga April.Foto/ilustrasi
CIMAHI - Masyarakat Kota Cimahi diimbau untuk tetap waspada terhadap berbagai potensi bencana alam yang diakibatkan hujan deras dengan intensitas tinggi.
Pasalnya berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bulan Maret dan April ini cuaca masih basah kering. Sehingga potensi terjadinya hujan deras masih sangat mungkin terjadi.
"Berdasarkan prediksi BMKG bulan Maret April ini cuacanya masih basah kering, jadi masyarakat harus tetap waspada terkait dengan cuaca ekstrem," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kota Cimahi, Asep Bachtiar, Sabtu (2/4/2022).
baca juga: Tabung Gas Meledak, Pasutri dan 2 Anak di Cimahi Alami Luka Bakar
Asep mengatakan, ada berbagai potensi bencana alam yang mengintai di Kota Cimahi ketika memasuki cuaca ekstrem. Seperti angin puting beliung, longsor, pohon tumbang, hingga banjir banjir bandang.
"Yang paling dominan bencama alam di Cimahi biasanya longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang, karena karakteristik wilayah Cimahi, yang ada di dataran tinggi dan rendah," sebutnya.
Pasalnya berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bulan Maret dan April ini cuaca masih basah kering. Sehingga potensi terjadinya hujan deras masih sangat mungkin terjadi.
"Berdasarkan prediksi BMKG bulan Maret April ini cuacanya masih basah kering, jadi masyarakat harus tetap waspada terkait dengan cuaca ekstrem," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kota Cimahi, Asep Bachtiar, Sabtu (2/4/2022).
baca juga: Tabung Gas Meledak, Pasutri dan 2 Anak di Cimahi Alami Luka Bakar
Asep mengatakan, ada berbagai potensi bencana alam yang mengintai di Kota Cimahi ketika memasuki cuaca ekstrem. Seperti angin puting beliung, longsor, pohon tumbang, hingga banjir banjir bandang.
"Yang paling dominan bencama alam di Cimahi biasanya longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang, karena karakteristik wilayah Cimahi, yang ada di dataran tinggi dan rendah," sebutnya.
Lihat Juga :