Gugus Tugas COVID-19 Ingatkan Warga Jabar Jujur saat Berobat

Jum'at, 24 April 2020 - 15:02 WIB
Diketahui, 51 petugas dan tenaga kesehatan RSUD Kota Bogor yang dinyatakan reaktif rapid bukan merupakan petugas dan tenaga kesehatan yang bersentuhan langsung dengan pasien positif COVID-19 karena bekerja di layanan farmasi, rawat jalan, dan petugas kebersihan.

Agar peristiwa tersebut tidak terulang, Berli mengingatkan, masyarakat yang berobat ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya agar jujur menyampaikan segala sesuatu kepada petugas medis yang memeriksa."Termasuk riwayat perjalanan dan pernah atau tidak pernah melakukan kontak dengan yang diketahui positif COVID-19," sebutnya.

Sementara bagi para pemberi layanan di setiap tingkat layanan kesehatan, Berli juga meminta untuk menerapkan kewaspadaan universal dengan mematuhi protokol keamanan dan pengamanan kesehatan serta keselamatan kerja (K3).

"Selain itu, senantiasa waspada terhadap berbagai potensi penyebaran virus COVID-19 dari sumber yang tidak diduga," tegasnya. (Baca juga; 11 Dokter di Kota Bekasi Positif COVID-19, Diduga Terpapar dari Pasien Tak Jujur )

Saat ini, tambah Berli, metode dan upaya komunikasi efektif masih terus dikembangkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar. "Sekarang ini sifatnya masih imbauan, tapi yang terpenting adalah agar masyarakat berani jujur menyampaikan informasi terkait COVID-19," tandasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!