Bupati Sebut Tiga Oknum ASN Jadi Calo Coreng Nama Kabupaten Enrekang
Selasa, 22 Maret 2022 - 18:42 WIB
Bupati Enrekang Muslimin Bando. Foto: Istimewa
ENREKANG - Bupati Enrekang Muslimin Bando, menyesalkan kasus percaloan yang melibatkan tiga oknum ASN di lingkup Pemkab Enrekang. Bahkan ia menyebut hal ini sangat mencoreng nama baik daerah tersebut.
"Sangat menyesalkan, adanya oknum yang telah berbuat curang dalam proses penerimaan CPNS. Ini sangat mencoreng nama Enrekang. Sungguh, bukan suatu kesengajaan ini ketikmampuan Pemkab dalam mendeteksi," ujar Muslimin Bando, Selasa (22/3/2022).
Baca Juga: Tiga ASN di Enrekang Ditetapkan Jadi Tersangka Calo CPNS
Dirinya mengatakan, pihaknya menyerahkan kasus percaloan CPNS tersebut terhadap kepolisian. Bahkan pihaknya meminta maaf ke masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Enrekang. Atas ketidakmampuan pemkab, dalam mendeteksi bentuk kecurangan yang sifatnya online.
Muslimin juga berharap kedepannya kejadian seperti ini tidak terulang lagi, karena bagaimanapun ilmu yang dimiliki untuk berbuat curang, masih ada ilmu yang lebih tinggi diatasnya.
"Ini baru kita ketahui ada kecurangan, setelah tim ahli mendeteksi ada bentuk kecurangan dalam proses penerimaan CPNS di Enrekang. Ilmu jika tak punya karakter, seperti ini. Dipakai buat curang. Tanpa kita tahu, ada ilmu lebih tinggi tentunya ahli dari Provinsi dan pusat," tambahnya.
"Sangat menyesalkan, adanya oknum yang telah berbuat curang dalam proses penerimaan CPNS. Ini sangat mencoreng nama Enrekang. Sungguh, bukan suatu kesengajaan ini ketikmampuan Pemkab dalam mendeteksi," ujar Muslimin Bando, Selasa (22/3/2022).
Baca Juga: Tiga ASN di Enrekang Ditetapkan Jadi Tersangka Calo CPNS
Dirinya mengatakan, pihaknya menyerahkan kasus percaloan CPNS tersebut terhadap kepolisian. Bahkan pihaknya meminta maaf ke masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Enrekang. Atas ketidakmampuan pemkab, dalam mendeteksi bentuk kecurangan yang sifatnya online.
Muslimin juga berharap kedepannya kejadian seperti ini tidak terulang lagi, karena bagaimanapun ilmu yang dimiliki untuk berbuat curang, masih ada ilmu yang lebih tinggi diatasnya.
"Ini baru kita ketahui ada kecurangan, setelah tim ahli mendeteksi ada bentuk kecurangan dalam proses penerimaan CPNS di Enrekang. Ilmu jika tak punya karakter, seperti ini. Dipakai buat curang. Tanpa kita tahu, ada ilmu lebih tinggi tentunya ahli dari Provinsi dan pusat," tambahnya.
Lihat Juga :