Gubernur Resmikan Gedung Onkologi RSUDZA

Senin, 21 Maret 2022 - 20:32 WIB
"Saya optimis, kombinasi antara kemegahan infrastruktur gedung, proses pelayanan yang prima, mudah dan cepat, serta kualitas sumber daya manusia yang tinggi akan menciptakan Pusat Onkologi di RSUD dr. Zainoel Abidin menjadi Pusat Onkologi Komprehensif yang terkemuka baik di tingkat regional, nasional maupun internasional," ujar Nova.

Ia menyebutkan, dengan layanan kesehatan yang terpadu, komprehensif dan paripurna, akan meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Aceh.

Nova berpesan, agar semua pihak yang manfaatkan fasilitas itu, bisa menggunakannya dengan baik, sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dan puas dengan layanan yang diberikan.

Sementara itu Direktur RSUZA dr. Isra Firmansyah, mengatakan tingginya kasus kanker dan pasien yang harus dirujuk ke luar Aceh, menjadi alasan mengapa pembangunan gedung onkologi tersebut sangat dibutuhkan. Ia mengatakan, penyakit kanker yang paling mendominasi di Aceh adalah kanker payudara, kemudian ovarium dan Limfoma NonHodgkin.

Pada umumnya, kata dr.Isra, banyak pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit yang punya fasilitas lebih lengkap seperti Rumah Sakit Dharmais dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta dan Rumah Sakit Adam Malik di Medan.

"Butuh biaya besar untuk penanganan kanker. Satu siklus saja bisa mencapai Rp3 sampai Rp11 juta. Begitu besar biaya yang harus dikeluarkan pemerintah dan dan tentunya keluarga penderita," kata dr. Isra.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!