Tanggulangi Pengangguran Usia Produktif, Disnaker Cimahi Jalin Kemitraan dengan BLK
Minggu, 20 Maret 2022 - 06:28 WIB
Beberapa alasan yang membuat masih tingginya angka pengangguran di Kota Cimahi dikarenakan belum tingginya angka serapan kerja. Meskipun serapan kerja dari sektor UMKM cukup lumayan banyak tapi dari sektor industri kebalikannya dikarenakan kondisi pandemi COVID-19.
"Memang ada pengurangan angka pengangguran dibandingkankan tahun 2020, tapi dari data BPS masih terbilang tinggi. Salah satunya karena penyerapan pekerja dari industri belum tinggi," ujarnya.
Menurutnya, peningkatan jumlah warga Kota Cimahi yang menganggur dimulai tahun 2020 ketika pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Banyak perusahaan yang terdampak sehingga tidak sedikit yang merumahkan hingga melakukan Pemecatan Hubungan Kerja (PHK) massal.
"Kita tidak menyalahkan COVID-19 tapi memang faktanya seperti itu. Apalagi sebagian besar industri di Kota Cimahi adalah garmen dan tekstil yang sistem produksinya massal," kata dia.
"Memang ada pengurangan angka pengangguran dibandingkankan tahun 2020, tapi dari data BPS masih terbilang tinggi. Salah satunya karena penyerapan pekerja dari industri belum tinggi," ujarnya.
Menurutnya, peningkatan jumlah warga Kota Cimahi yang menganggur dimulai tahun 2020 ketika pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Banyak perusahaan yang terdampak sehingga tidak sedikit yang merumahkan hingga melakukan Pemecatan Hubungan Kerja (PHK) massal.
"Kita tidak menyalahkan COVID-19 tapi memang faktanya seperti itu. Apalagi sebagian besar industri di Kota Cimahi adalah garmen dan tekstil yang sistem produksinya massal," kata dia.
(msd)