Ketua Umum Pemuda Perindo Tekankan Pentingnya Koalisi Parpol Non Parlemen
Kamis, 10 Maret 2022 - 04:10 WIB
Kemudan untuk maju capres, jika saat ini koalisi parpol non parlemen mendapatkan 9,7% bisa menggandeng parpol yang ada di parleman guna mengenapkan 25%.
Jadi, saat ini membangun komunikasi dan yang ketiga ada beberapa undang-undang yang dianggap berpotensi digugat ke MK, seperti presiden treshold, parleman treshold dan verifikasi faktual,
“Parpol non parleman saat ini sepakat semua itu bejalan dulu secara parapel dan berkelajutan termasuk akan diikuti dengan pembentukan sekretariat bersama (Sekber),” kata Effendi, dalam diskusi Manakar Taji Koalisi Parpol Non Parlemen, Rabu (9/3/2022).
Koalisi ini juga sebagai perytanggungjawaban mandat agar 13,6 juta suara yang diperoleh tidak dipinggirkan. Lalu mengapa baru bicara sekarang. Karena memang selama ini belum ada inisiasi dan sekaranglah momen yang tepat, yakni dua tahun menjelang Pemilu 2024.
Baca: Sukses Bangun Fraksi Perindo di DPRD Sikka, Sabinus Nabu Kembali Pimpin DPD Perindo Sikka
Jadi, saat ini membangun komunikasi dan yang ketiga ada beberapa undang-undang yang dianggap berpotensi digugat ke MK, seperti presiden treshold, parleman treshold dan verifikasi faktual,
“Parpol non parleman saat ini sepakat semua itu bejalan dulu secara parapel dan berkelajutan termasuk akan diikuti dengan pembentukan sekretariat bersama (Sekber),” kata Effendi, dalam diskusi Manakar Taji Koalisi Parpol Non Parlemen, Rabu (9/3/2022).
Koalisi ini juga sebagai perytanggungjawaban mandat agar 13,6 juta suara yang diperoleh tidak dipinggirkan. Lalu mengapa baru bicara sekarang. Karena memang selama ini belum ada inisiasi dan sekaranglah momen yang tepat, yakni dua tahun menjelang Pemilu 2024.
Baca: Sukses Bangun Fraksi Perindo di DPRD Sikka, Sabinus Nabu Kembali Pimpin DPD Perindo Sikka
Lihat Juga :