Datangi Rumah Kades, Ibu-ibu di Pasuruan Kembalikan Beras BPNT Tak Layak Konsumsi

Senin, 07 Maret 2022 - 04:31 WIB
Baca juga: Penuh Semangat, Pensiunan Guru hingga Tukang Sayur Dukung Anies Baswedan Jadi Capres

Rohma juga menyebut, seharusnya warga penerima manfaat bisa membelanjakan uang program BPNT ini secara bebas, namun di sini mereka harus mengambil dari desa yang kualitasnya buruk. "Apabila tidak mengambil dari desa, katanya tidak dapat bantuan lagi," imbuhnya.

Warga lainnya, Diah mengaku cukup kecewa dengan kualitas beras yang diterimanya. Dia mendapatkan 50 kg beras dan 2 kg telur ayam, nilainya Rp600 ribu. "Kami sebenarnya ingin membelanjakan uang itu untuk beli minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya," tuturnya.

Baca juga: Jembatan Tiba-tiba Patah, Bapak dan Anak Jatuh ke Sungai Leuweung Hejo

Kepala Desa Kebotohan, Muhammad Zia Ulhaq mengaku memang ada sejumlah warganya yang mengembalikan beras program BPNT. Namun dia membantah bila ada penekanan kepada warga penerima BPNT untuk membeli sembako yang dikoordinir oleh setiap kelompok. "Kami bertanggungjawab, dan akan mengembalikan uang kepada warga yang sudah mengembalikan beras," tegasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!