Jaga Stabilitas Harga, Gerakan Pangan Murah Serentak Digelar di Papua
Minggu, 31 Agustus 2025 - 22:57 WIB
loading...
Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak digelar di seluruh kabupaten/kota se-Papua, Sabtu (30/8/2025). FOTO/IST
A
A
A
JAYAPURA - Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak digelar di seluruh kabupaten/kota se-Papua. Kegiatan ini dilakukan untuk stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan GPM yang digelar serentak pada Sabtu (29/8/2025), tersebar di 18 distrik pada sejumlah kabupaten/kota di Papua. Terdapat sejumlah produk pangan yang dijual, antara lain beras, minyak goreng, dan gula pasir.
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni mengatakan, kegiatan GPM ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam meringankan beban masyarakat, menjaga daya beli, serta mendukung ketahanan pangan di Papua.
"Melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat sekaligus menekan inflasi di daerah," kata Fatoni.
Pelaksanaan kegiatan GPM ini di antaranya di Kabupaten Jayapura (Distrik Depapre) terjual 1.020 kg beras. Selanjutnya di Kabupaten Keerom (Distrik Arso) terjual 1.290 kg beras.
Kegiatan GPM yang digelar serentak pada Sabtu (29/8/2025), tersebar di 18 distrik pada sejumlah kabupaten/kota di Papua. Terdapat sejumlah produk pangan yang dijual, antara lain beras, minyak goreng, dan gula pasir.
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni mengatakan, kegiatan GPM ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam meringankan beban masyarakat, menjaga daya beli, serta mendukung ketahanan pangan di Papua.
"Melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat sekaligus menekan inflasi di daerah," kata Fatoni.
Pelaksanaan kegiatan GPM ini di antaranya di Kabupaten Jayapura (Distrik Depapre) terjual 1.020 kg beras. Selanjutnya di Kabupaten Keerom (Distrik Arso) terjual 1.290 kg beras.
Lihat Juga :