Mahasiswa FH UNS Inisiasi Gerakan Tasik Lawan Corona
Senin, 15 Juni 2020 - 13:37 WIB
“Ada juga yang masih kerja yang notabene mereka berasal dari Tasik,” ujarnya. Mahasiswa yang menjabat Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS ini mengaku, Gerakan Tasik Lawan Corona lahir dari keresahan.
Sebab masih banyak dijumpai masyarakat yang belum teredukasi, menganggap sepele atau meremehkan bahaya penyebaran Covid-19. Selain itu banyak masyarakat Tasikmalaya yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19. (baca juga: Penggunaan Dana Dipersoalkan, DPRD Jabar Diminta Bentuk Pansus Anggaran COVID-19 )
Setiap akhir pekan, Zakky bersama rekan-rekan relawan lainnya rutin mengadakan aksi #turuntangan dengan memberikan edukasi akan bahaya penyebaran Covid-19 dan memberikan bantuan berupa masker kain, hand sanitizer dan Sembako minimal 50 paket Sembako setiap pekan.
Bantuan yang diberikan Gerakan Tasik Lawan Corona merupakan hasil donasi yang dihimpun dari masyarakat. “Kami menghimpun dana dari masyarakat. Jadi, open donasi dan kami juga membuat proposal untuk menawarkan gerakan ke perusahaan.
Salah satu gerakan himpunan kreatif kita adanya Gerakan Challenge Serbu alias Sepuluh Ribu. Total sudah sekitar 320 paket Sembako, 600 masker kain, dan 100 botol kecil hand sanitizer yang dibagikan kepada masyarakat,” lanjutnya.
Selain untuk menyadarkan masyarakat Tasikmalaya mengenai bahaya penyebaran Covid-19, dirinya mengharapkan agar melalui Gerakan Tasik Lawan Corona dapat menjadi wadah bagi pemuda Tasikmalaya untuk berkontribusi kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19.
Sebab masih banyak dijumpai masyarakat yang belum teredukasi, menganggap sepele atau meremehkan bahaya penyebaran Covid-19. Selain itu banyak masyarakat Tasikmalaya yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19. (baca juga: Penggunaan Dana Dipersoalkan, DPRD Jabar Diminta Bentuk Pansus Anggaran COVID-19 )
Setiap akhir pekan, Zakky bersama rekan-rekan relawan lainnya rutin mengadakan aksi #turuntangan dengan memberikan edukasi akan bahaya penyebaran Covid-19 dan memberikan bantuan berupa masker kain, hand sanitizer dan Sembako minimal 50 paket Sembako setiap pekan.
Bantuan yang diberikan Gerakan Tasik Lawan Corona merupakan hasil donasi yang dihimpun dari masyarakat. “Kami menghimpun dana dari masyarakat. Jadi, open donasi dan kami juga membuat proposal untuk menawarkan gerakan ke perusahaan.
Salah satu gerakan himpunan kreatif kita adanya Gerakan Challenge Serbu alias Sepuluh Ribu. Total sudah sekitar 320 paket Sembako, 600 masker kain, dan 100 botol kecil hand sanitizer yang dibagikan kepada masyarakat,” lanjutnya.
Selain untuk menyadarkan masyarakat Tasikmalaya mengenai bahaya penyebaran Covid-19, dirinya mengharapkan agar melalui Gerakan Tasik Lawan Corona dapat menjadi wadah bagi pemuda Tasikmalaya untuk berkontribusi kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19.
Lihat Juga :