Operasi Keselamatan Lodaya 2022, Polda Jabar: Personel Jangan Arogan
Selasa, 01 Maret 2022 - 15:32 WIB
Menurut Bariza, tema yang diusung dalam operasi kali ini, yakni "Cipta Kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas" menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah Tahun 2022 di tengah kondisi pendemi COVID-19 di wilayah hukum Polda Jabar.
Adapun target operasi yang harus dicapai, lanjut Bariza, yakni terciptanya Kamseltibcar Lantas yang aman dan nyaman, meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, berkurangnya jumlah laka lantas, dan pelanggaran lalu lintas,serta memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
"Operasi Keselamatan Lodaya 2022 kali ini tidak berorientasi pada penegakan hukum lalu lintas (tilang), namun demikian seluruh kegiatan diarahkan pada pola preemtif dan preventif berupa tindakan simpatik dan humanis kepada masyarakat," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bariza juga menyampaikan intruksi Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana yang menekankan bahwa pelaksanaan operasi harus mengutamakan keselamatan dan bisa menjadi contoh bagi masyarakat.
Pelaksanaan operasi, kata Bariza, harus mengedepankan kegiatan edukasi tentang prokes dan tertib berlalu lintas serta melakukan kegiatan yang memberikan nilai positif kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19 dalam bentuk bakti sosial, bagi-bagi masker, dan kegiatan positif lainnya.
Adapun target operasi yang harus dicapai, lanjut Bariza, yakni terciptanya Kamseltibcar Lantas yang aman dan nyaman, meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, berkurangnya jumlah laka lantas, dan pelanggaran lalu lintas,serta memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
"Operasi Keselamatan Lodaya 2022 kali ini tidak berorientasi pada penegakan hukum lalu lintas (tilang), namun demikian seluruh kegiatan diarahkan pada pola preemtif dan preventif berupa tindakan simpatik dan humanis kepada masyarakat," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bariza juga menyampaikan intruksi Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana yang menekankan bahwa pelaksanaan operasi harus mengutamakan keselamatan dan bisa menjadi contoh bagi masyarakat.
Pelaksanaan operasi, kata Bariza, harus mengedepankan kegiatan edukasi tentang prokes dan tertib berlalu lintas serta melakukan kegiatan yang memberikan nilai positif kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19 dalam bentuk bakti sosial, bagi-bagi masker, dan kegiatan positif lainnya.
Lihat Juga :