Beda Nasib! Perjuangan Anak dan Ayah di Jeneponto saat Longsor Menerjang
Senin, 15 Juni 2020 - 11:31 WIB
"Saya dan ayah sempat memantau debit air sungai yang mulai meluap di dekat jembatan dekat rumah. Kami sempat mengikat rumah agar tidak terseret arus banjir," ungkapnya.
Tiba-tiba saja terdengar suara gemuruh dari arah bukit yang ada di belakang rumahnya. Fendi dan ayahnya sempat berlari menyelamatkan diri, namun naas ayah Fendi terlambat berlari dan tertimbun material longsor.
Baca Juga: Tim Gabungan Berjibaku Evakuasi Korban Banjir dan Longsor di Jeneponto
Bencana ini diduga akibat curah hujan yang tinggi, hingga memicu banjir bandang dan tanah longsor. Akibatnya, empat orang hilang dalam kejadian ini. Sementara orang tua Fendi, ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Selain ayah Fendi, yang diketahui bernama Made (50), satu korban hilang lainnya juga ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di bantaran sungai, hingga kini belum diketahui identitasnya.
Tiba-tiba saja terdengar suara gemuruh dari arah bukit yang ada di belakang rumahnya. Fendi dan ayahnya sempat berlari menyelamatkan diri, namun naas ayah Fendi terlambat berlari dan tertimbun material longsor.
Baca Juga: Tim Gabungan Berjibaku Evakuasi Korban Banjir dan Longsor di Jeneponto
Bencana ini diduga akibat curah hujan yang tinggi, hingga memicu banjir bandang dan tanah longsor. Akibatnya, empat orang hilang dalam kejadian ini. Sementara orang tua Fendi, ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Selain ayah Fendi, yang diketahui bernama Made (50), satu korban hilang lainnya juga ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di bantaran sungai, hingga kini belum diketahui identitasnya.
(tri)
Lihat Juga :