Mentan Serahkan KUR hingga Rp500 Juta Per Konstraling di Cilacap
Sabtu, 13 Juni 2020 - 22:54 WIB
Bupati Cilacap Tato Suwarto Pamuji sangat mendukung program Kementan. Seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Cilacap diharapkan mampu bergerak bersama untuk menjaga pasokan pangan di Cilacap. "Kami bersyukur meskipun masih ada pandemi COVID-19, petani maupun jajaran Dinas Pertanian masih bekerja seperti biasa untuk memenuhi target produksi pangan," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi, menuturkan Kabupaten Cilacap memiliki andil yang cukup besar untuk menambah sumbangan produksi padi. Suwandi juga meminta petani bisa menyerap KUR melalui gerakan kostraling sebagai pengamanan harga gabah.
"Kami sudah sediakan KUR untuk komoditas tanaman pangan, silakan dimanfaatkan sebaik-baiknya, terutama bagi penggilingan padi bisa digunakan untuk menyerap gabah petani dengan harga yang layak melalui program Kostraling," ucapnya.
Suwandi pun mengemukakan program Kostraling ini merupakan gagasan Mentan Syahrul Yasin Limpo untuk menyerap gabah petani di saat panen raya dengan harga wajar. Kegiatan ini didukung dengan KUR dan pemasaran berasnya dengan cara langsung dan kerja sama pasar online.
"Kementan memberikan stimulus berupa bantuan alat panen dan pascapanen untuk menekan biaya, sedangkan permodalan dengan skema KUR yang bunganya disubsidi oleh pemerintah," katanya. "Dengan mekanisme timbal balik tersebut, maka Gapoktan dan anggota merasa sama-sama merasa diuntungkan dan merupakan cikal-bakal dari terbentuknya factory farming," kata Suwandi.
Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi, menuturkan Kabupaten Cilacap memiliki andil yang cukup besar untuk menambah sumbangan produksi padi. Suwandi juga meminta petani bisa menyerap KUR melalui gerakan kostraling sebagai pengamanan harga gabah.
"Kami sudah sediakan KUR untuk komoditas tanaman pangan, silakan dimanfaatkan sebaik-baiknya, terutama bagi penggilingan padi bisa digunakan untuk menyerap gabah petani dengan harga yang layak melalui program Kostraling," ucapnya.
Suwandi pun mengemukakan program Kostraling ini merupakan gagasan Mentan Syahrul Yasin Limpo untuk menyerap gabah petani di saat panen raya dengan harga wajar. Kegiatan ini didukung dengan KUR dan pemasaran berasnya dengan cara langsung dan kerja sama pasar online.
"Kementan memberikan stimulus berupa bantuan alat panen dan pascapanen untuk menekan biaya, sedangkan permodalan dengan skema KUR yang bunganya disubsidi oleh pemerintah," katanya. "Dengan mekanisme timbal balik tersebut, maka Gapoktan dan anggota merasa sama-sama merasa diuntungkan dan merupakan cikal-bakal dari terbentuknya factory farming," kata Suwandi.
(abd)
Lihat Juga :