Asal Usul Kalimalang, Saluran Air yang Melintang di Atas Kali Sunter
Kamis, 10 Februari 2022 - 06:49 WIB
Seperti dikutip dari sejumlah sumber, Kalimalang merupakan kalibuatan yang dibangun pada tahun 1960-an secara manual oleh manusia dalam suatu proyek pada masa awal pembangunanWaduk Jatiluhurdan saluran irigasinya guna memasok air untuk masyarakat Jakarta, Bekasi dan sekitarnya. Idenya sudah ada sejak zaman Soekarno.
Pada awalnya, nama asli Kalimalang adalah Saluran Induk Irigasi Tarum Barat. Namun, Kalimalang tidak seperti kali pada umumnya yang mengalir dari selatan ke utara atau sebaliknya di Jawa Barat. Karena pantai di Jawa Barat berada di utara dan selatan tetapi saluran Kalimalang dari timur ke barat dan melintang di antara kali alam yang ada.
Jadi kalimalang dibuat posisinya di atas sungai alam yang mengalir dari selatan ke utara, hal tersebut juga bisa kita lihat di wilayah Cipinang Melayu. Posisi Kalimalang berada di atas Kali Sunter dengan posisi menyilang, sunter ke arah utara sedangkan Kalimalang ke arah barat.
Bagian hulu saluran air Kalimalang berasal dari Bendungan Ir.H. Djuanda Jatiluhur,Purwakarta. Bendungan ini juga dikenal sebagai Waduk Jatiluhur yang didesain untuk melayani pembangkit ketenaga-listrikan, pariwisata, dan pengairan serta saluran irigasi areal persawahan.
Maka itu, meski musim kemarau Kalimalang tidak mengalami kekeringan. Sehingga tetap bisa menyuplai air kepada masyarakat. Baca juga: Asal Usul Pasar Senen, Dulunya Bernama Vincke Passer dan Buka Hanya Hari Senin
Pada tahun 1960-an, kawasan Kalimalang sangat sepi dan menyeramkan saat malam hari. Bahkan, tak banyak orang yang melintasi jalan ini.
Pada awalnya, nama asli Kalimalang adalah Saluran Induk Irigasi Tarum Barat. Namun, Kalimalang tidak seperti kali pada umumnya yang mengalir dari selatan ke utara atau sebaliknya di Jawa Barat. Karena pantai di Jawa Barat berada di utara dan selatan tetapi saluran Kalimalang dari timur ke barat dan melintang di antara kali alam yang ada.
Jadi kalimalang dibuat posisinya di atas sungai alam yang mengalir dari selatan ke utara, hal tersebut juga bisa kita lihat di wilayah Cipinang Melayu. Posisi Kalimalang berada di atas Kali Sunter dengan posisi menyilang, sunter ke arah utara sedangkan Kalimalang ke arah barat.
Bagian hulu saluran air Kalimalang berasal dari Bendungan Ir.H. Djuanda Jatiluhur,Purwakarta. Bendungan ini juga dikenal sebagai Waduk Jatiluhur yang didesain untuk melayani pembangkit ketenaga-listrikan, pariwisata, dan pengairan serta saluran irigasi areal persawahan.
Maka itu, meski musim kemarau Kalimalang tidak mengalami kekeringan. Sehingga tetap bisa menyuplai air kepada masyarakat. Baca juga: Asal Usul Pasar Senen, Dulunya Bernama Vincke Passer dan Buka Hanya Hari Senin
Pada tahun 1960-an, kawasan Kalimalang sangat sepi dan menyeramkan saat malam hari. Bahkan, tak banyak orang yang melintasi jalan ini.
Lihat Juga :