Bio Farma Serahkan Laboratorium COVID-19 Mobile Berstandar BSL-3
Jum'at, 12 Juni 2020 - 19:47 WIB
Fungsi dari Mobile Laboratorium BSL 3, untuk meningkatkan kapasitas uji identifikasi Virus SARS Cov-2 penyebab penyakit Covid-19. Laboratorium ini bisa dikombinasikan dengan uji rapid untuk melakukan tracing kontak terhadap kasus terkonfirmasi positif Covid-19. (BACA JUGA: Update Corona: Pasien Sembuh di Jabar Tembus 1.016 Orang )
Pemeriksaan rapid/PCR yang luas, tracing kontak dan dikombinasikan dengan uji PCR Covid-19 di mobile BSL-3. Sehingga dapat digunakan untuk pemetaan wilayah yang akan membantu penanganan Covid-19 lebih efektif dan terukur.
Ketua Tim Perencanaan & Produksi Mobile Laboratorium BSL 3 Ahmad Tomy Zulfikar mengatakan, ukuran laboratorium Mobile BSL 3, dapat disesuaikan untuk menjadi (BSL 2) dengan ukuran bisa 20 feet atau BSL 3 dengan ukuran 40 feet. Dengan demikian, Laboratorium Mobile BSL3 ini, dapat dioperasikan sebagai Lab BSL3 ataupun BSL2 sesuai mikroba berbahaya yang ditangani.
Mobile Laboratorium BSL 3 sudah dengan memiliki tingkat keamanan yang maksimal. Sehingga tidak akan menimbulkan bahaya baik bagi petugas dalam lab tersebut, maupun untuk masyarakat sekitar.
“Untuk penanganan limbah padat dan cair, sudah dibuat sedemikian rupa sehingga dalam prosesnya sudah berlangsung dengan baik dan terjamin karena sudah dilakukan proses desinfeksi (dekontaminasi) terlebih dahulu”, ujar Ahmad Tommy.
Pemeriksaan rapid/PCR yang luas, tracing kontak dan dikombinasikan dengan uji PCR Covid-19 di mobile BSL-3. Sehingga dapat digunakan untuk pemetaan wilayah yang akan membantu penanganan Covid-19 lebih efektif dan terukur.
Ketua Tim Perencanaan & Produksi Mobile Laboratorium BSL 3 Ahmad Tomy Zulfikar mengatakan, ukuran laboratorium Mobile BSL 3, dapat disesuaikan untuk menjadi (BSL 2) dengan ukuran bisa 20 feet atau BSL 3 dengan ukuran 40 feet. Dengan demikian, Laboratorium Mobile BSL3 ini, dapat dioperasikan sebagai Lab BSL3 ataupun BSL2 sesuai mikroba berbahaya yang ditangani.
Mobile Laboratorium BSL 3 sudah dengan memiliki tingkat keamanan yang maksimal. Sehingga tidak akan menimbulkan bahaya baik bagi petugas dalam lab tersebut, maupun untuk masyarakat sekitar.
“Untuk penanganan limbah padat dan cair, sudah dibuat sedemikian rupa sehingga dalam prosesnya sudah berlangsung dengan baik dan terjamin karena sudah dilakukan proses desinfeksi (dekontaminasi) terlebih dahulu”, ujar Ahmad Tommy.
Lihat Juga :