Budiman Pastikan Pelayanan Pemerintah untuk Pesantren
Sabtu, 22 Januari 2022 - 12:00 WIB
"Insyaallah kebijakan-kebijakan Pemerintah daerah tetap akan berpijak pada landasan agama dan budaya sesuai dengan visi pemerintah daerah yakni Luwu Timur Berkelanjutan dan Lebih Maju Berlandas Nilai Agama dan Budaya," kata Budiman.
Selain itu, Budiman berpesan agar para Santri dan Santriwati di Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Lauwo Kecamatan Burau, agar terus berbakti kepada orang tua.
"Jadi anak-anak ku semua, anda mungkin jauh dari orang tua, jangan berkeluh kesah, jangan mengeluh dan jangan banyak keinginan, kenapa, karena di rumah orang tua mendoakan kita dan berusaha mencukupkan apa yang anak-anaknya butuhkan di pesantren ini," kata dia.
Dirinya juga menceritakan kepada para santri, tentang pengalaman hidupnya mulai dari saat ia masih sekolah sampai menjadi seorang Bupati. Budiman menceritakan bahwa, sebanyak tiga kali dirinya mendaftar CPNS baru bisa lulus.
"Hal itu bisa saya dapatkan setelah sadar ada yang salah sama diri saya. Saya pun pulang dan memohon ridho dan doa kedua orang tua saya karena saya yakin selama saya hidup banyak dosa dan ke khilaf saya, lalu saya mencium kaki ibu saya, Alhamdulillah segala urusan saya berjalan mulus setelahnya," ujar Budiman.
Selain itu, Budiman berpesan agar para Santri dan Santriwati di Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Lauwo Kecamatan Burau, agar terus berbakti kepada orang tua.
"Jadi anak-anak ku semua, anda mungkin jauh dari orang tua, jangan berkeluh kesah, jangan mengeluh dan jangan banyak keinginan, kenapa, karena di rumah orang tua mendoakan kita dan berusaha mencukupkan apa yang anak-anaknya butuhkan di pesantren ini," kata dia.
Dirinya juga menceritakan kepada para santri, tentang pengalaman hidupnya mulai dari saat ia masih sekolah sampai menjadi seorang Bupati. Budiman menceritakan bahwa, sebanyak tiga kali dirinya mendaftar CPNS baru bisa lulus.
"Hal itu bisa saya dapatkan setelah sadar ada yang salah sama diri saya. Saya pun pulang dan memohon ridho dan doa kedua orang tua saya karena saya yakin selama saya hidup banyak dosa dan ke khilaf saya, lalu saya mencium kaki ibu saya, Alhamdulillah segala urusan saya berjalan mulus setelahnya," ujar Budiman.
Lihat Juga :