Ada Pungli di Sekolah, Ombudsman Jabar Minta Warga Aktif Melapor
Kamis, 20 Januari 2022 - 15:58 WIB
Ombudsman Perwakilan Jabar masyarakat proaktif jika menemukan adanya permintaan uang yang masuk kategori pungutan liar pada penyelenggaraan pendidikan di Jabar.Foto ilustrasi/SINDOnews
BANDUNG - Ombudsman Perwakilan Jawa Barat (Jabar) masyarakat proaktif jika menemukan adanya permintaan uang di sekolah yang masuk kategori pungutan liar pada penyelenggaraan pendidikan di Jabar.
"Kalau ada kejadian seperti itu, bisa melapor kepada kami. Tolong informasikan ke kami untuk kami tindaklanjuti," kata Plh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jabar Dominikus Dalu di Bandung, Kamis (20/1/2022). Baca juga: Belum Laksanakan UU Secara Maksimal, 22 Kabupaten/Kota di Jabar Dapat Rapor Kuning
Menurut dia, jika ada laporan masyarakat terkait dugaan pungutan liar (pungli), Ombudsman akan melakukan investigasi dan memeriksa pihak-pihak terkait. "Pihaknya siapa saja, siapa yang terlibat di situ. Kalau terbukti, nanti kami sampaikan ke pihak terkait seperti Pemprov," beber dia.
Menurut dia, Ombudsman akan menindaklanjuti laporan masyarakat kemudian melakukan kroscek. Sehingga semua yang dilakukan berdasarkan data. "Kami bicara atas dasar data, kalau ada dugaan pungli akan kami tindak lanjuti ke dinas terkait, " ujarnya. Baca juga: Kerap Lakuan Pungutan Liar, Kasek SMKN 1 Jatirejo Dicopot
"Kalau ada kejadian seperti itu, bisa melapor kepada kami. Tolong informasikan ke kami untuk kami tindaklanjuti," kata Plh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jabar Dominikus Dalu di Bandung, Kamis (20/1/2022). Baca juga: Belum Laksanakan UU Secara Maksimal, 22 Kabupaten/Kota di Jabar Dapat Rapor Kuning
Menurut dia, jika ada laporan masyarakat terkait dugaan pungutan liar (pungli), Ombudsman akan melakukan investigasi dan memeriksa pihak-pihak terkait. "Pihaknya siapa saja, siapa yang terlibat di situ. Kalau terbukti, nanti kami sampaikan ke pihak terkait seperti Pemprov," beber dia.
Menurut dia, Ombudsman akan menindaklanjuti laporan masyarakat kemudian melakukan kroscek. Sehingga semua yang dilakukan berdasarkan data. "Kami bicara atas dasar data, kalau ada dugaan pungli akan kami tindak lanjuti ke dinas terkait, " ujarnya. Baca juga: Kerap Lakuan Pungutan Liar, Kasek SMKN 1 Jatirejo Dicopot
Lihat Juga :