Pembatasan Kendaraan Selama Pandemi COVID-19 Pengaruhi Capaian Pajak
Kamis, 11 Juni 2020 - 09:15 WIB
"Maka ketika gerakan ini dibatasi, maka penggunaan BBM akan berkurang. Kemudian pembelian mobil berkurang. Belum lagi kemampuan masyarakat sekarang masalah ekonomi sangat anjlok. Jadi orang mungkin mau bayar pajak tapi menunda dulu," sebut Darmayani.
Hingga Mei lalu, dia menyebut penerimaan pajak menurun dratis. Disamping karena sebelumnya pelayanan juga dibatasi sebagai bagian pencegahan penularan Covid-19. "Sebagai perbandingan, kalau biasanya bayar PKB tahun kemarin rata-ratanya Rp5-6 miliar per hari, sekarang 3 miliar saja sudah luar biasa," paparnya.
Lebih lanjut, Darmayani menutuekan, secara perbandingan bulan Mei tahun 2019 dengan bulan Mei tahun 2020, capaian PKB menurun 40%. Selain itu BBNKB ikut menurun sebesar 70%, pajak bahan bakar 30%.
"Tapi selama Juni ini saya lihat sudah mencapai Rp5 miliar. Mudah-mudah pelan-pelan kondisi ini akan normal kembali. Tapi tentu saja kita harus jaga diri," papar dia. Bapenda Sulsel kedepan, akan kembali mengkaji untuk memaksimalkan kembali pelayanan yang sebelumnya sempat dibatasi.
Meski PSBB berakhir, namun upaya pencegahan penularan Covid-19 tetap berjalan melalui protokol kesehatan. Kondisi ini kata dia, masih tetap jadi pertimbangan untik mengevaluasi pelayanan di tiap samsat yang dibawahi Bapenda Sulsel.
Hingga Mei lalu, dia menyebut penerimaan pajak menurun dratis. Disamping karena sebelumnya pelayanan juga dibatasi sebagai bagian pencegahan penularan Covid-19. "Sebagai perbandingan, kalau biasanya bayar PKB tahun kemarin rata-ratanya Rp5-6 miliar per hari, sekarang 3 miliar saja sudah luar biasa," paparnya.
Lebih lanjut, Darmayani menutuekan, secara perbandingan bulan Mei tahun 2019 dengan bulan Mei tahun 2020, capaian PKB menurun 40%. Selain itu BBNKB ikut menurun sebesar 70%, pajak bahan bakar 30%.
"Tapi selama Juni ini saya lihat sudah mencapai Rp5 miliar. Mudah-mudah pelan-pelan kondisi ini akan normal kembali. Tapi tentu saja kita harus jaga diri," papar dia. Bapenda Sulsel kedepan, akan kembali mengkaji untuk memaksimalkan kembali pelayanan yang sebelumnya sempat dibatasi.
Meski PSBB berakhir, namun upaya pencegahan penularan Covid-19 tetap berjalan melalui protokol kesehatan. Kondisi ini kata dia, masih tetap jadi pertimbangan untik mengevaluasi pelayanan di tiap samsat yang dibawahi Bapenda Sulsel.
Lihat Juga :