Siapkan Anggaran Rp880 M, TPP ASN Dijaga agar Tidak Terpangkas

Kamis, 11 Juni 2020 - 08:25 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel saat ini tengah berupaya menjaga agar tambahan penghasilan pegawai (TPP) ASN tidak terpangkas sebagai akibat menurunnya pendapatan atau penerimaan kas daerah di tengah pademi COVID-19. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel saat ini tengah berupaya menjaga agar tambahan penghasilan pegawai (TPP) ASN tidak terpangkas sebagai akibat menurunnya pendapatan atau penerimaan kas daerah di tengah pademi COVID-19.

"Sampai saat ini memang belum dipikirkan, akan tetapi tidak bisa dipungkiri juga bahwa TPP itu diberikan kepada pegawai negeri sipil disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Junaedi Bakri kepada SINDOnews.



Baca : Pembayaran TPP ASN di Pemkab Wajo Dikeluhkan

Kata Edi, sapaan akrabnya, TPP yang diberikan kepada PNS saat ini disesuaikan dengan pendapatan yang diterima. Jika kemampuan daerah anjlok, bukan tidak mungkin alokasi anggaran TPP bisa berkurang.

Namun dia menegaskan, langkah pemangkasan TPP belum dipikirkan. Edi berharap kondisi bisa segera normal, hingga kesejahteraan pegawai bisa terjaga dalam kondisi pandemi COVID-19.

Dia mengaku, alokasi TPP tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya sekitar Rp880 miliar. Meski Pemprov Sulsel melakukan refocussing anggaran untuk penanganan COVID-19, anggaran belanja pegawai tidak terdampak kebijakan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!