Blusukan ke Lokasi Bencana di Kota Jayapura, Mensos Risma Berikan Sumbangan Rp1,3 Miliar
Kamis, 13 Januari 2022 - 16:09 WIB
Risma Menangis di Acara Lelang Lukisan Anak Disabilitas
"Rumah-rumah warga yang di lereng bukit dan lainnya itu rawan bencana dan korban jiwa, kayak di Sibolga Sumatera Barat. Itu sama persis dengan di Kota Jayapura ini. Maka pemerintah harus antisipasi. Mitigasi bencana harus disiapkan dan diberikan kepada mereka. Kearifan lokal bisa dibangkitkan agar kewaspadaan masyarakat tsaat situasi bahaya bisa dilakukan," ucapnya.
Pihaknya juga berencana membangun lumbung sosial di Papua. Yang dimaksudkan lumbung sosial adalah gudang penampungan barang-barang untuk bantuan sosial bagi korban bencana. Sebab, kata Risma, agak repot mengirimkan barang-barang bantuan sosial jika harus droping dari gudang utama di Bekasi.
"Nanti tempatnya kalau bisa disiapkan Pak Wali, bisa di Sentani atau di Timika. Karena korban cukup banyak, dari pada seperti ini kami harus mengirimkan dua kali dari gudang di Bekasi. Sehingga dengan lumbung sosial itu, harapannya bantuan bisa cepat tersalurkan," katanya. Baca juga: Banjir Bandang Jember Tewaskan 2 Orang 1 Hilang, 1.668 Warga Terdampak
Terkakhir, Risma meminta warga untuk tetap siaga. Meski puncak curah hujan pada Januari, namun prediski BMKG, potensi kerawanan sampai Bulan Maret 2022. "Harus hati-hati, kalau tinggal di lokasi rawan bencana, kalau hujan turun bisa siaga dan cari lokasi aman," pungkasnya.
"Rumah-rumah warga yang di lereng bukit dan lainnya itu rawan bencana dan korban jiwa, kayak di Sibolga Sumatera Barat. Itu sama persis dengan di Kota Jayapura ini. Maka pemerintah harus antisipasi. Mitigasi bencana harus disiapkan dan diberikan kepada mereka. Kearifan lokal bisa dibangkitkan agar kewaspadaan masyarakat tsaat situasi bahaya bisa dilakukan," ucapnya.
Pihaknya juga berencana membangun lumbung sosial di Papua. Yang dimaksudkan lumbung sosial adalah gudang penampungan barang-barang untuk bantuan sosial bagi korban bencana. Sebab, kata Risma, agak repot mengirimkan barang-barang bantuan sosial jika harus droping dari gudang utama di Bekasi.
"Nanti tempatnya kalau bisa disiapkan Pak Wali, bisa di Sentani atau di Timika. Karena korban cukup banyak, dari pada seperti ini kami harus mengirimkan dua kali dari gudang di Bekasi. Sehingga dengan lumbung sosial itu, harapannya bantuan bisa cepat tersalurkan," katanya. Baca juga: Banjir Bandang Jember Tewaskan 2 Orang 1 Hilang, 1.668 Warga Terdampak
Terkakhir, Risma meminta warga untuk tetap siaga. Meski puncak curah hujan pada Januari, namun prediski BMKG, potensi kerawanan sampai Bulan Maret 2022. "Harus hati-hati, kalau tinggal di lokasi rawan bencana, kalau hujan turun bisa siaga dan cari lokasi aman," pungkasnya.
(don)
Lihat Juga :