Banjir Bandang Jember Tewaskan 2 Orang 1 Hilang, 1.668 Warga Terdampak
Senin, 10 Januari 2022 - 13:43 WIB
loading...
Banjir bandang yang menerjang jember menewaskan dua orang dan satu hilang. Sementara 1.668 warga terdampak banjir.Foto/dok
A
A
A
JEMBER - Banjir yang melanda Jember, Jawa Timur, menyebabkan dua orang tewas yaitu Sirat (50), laki-laki dan Jamaluddin (54), laki-laki. Keduanya warga Kecamatan Panti. Kemudian satu korban lainnya, Suliha (47), perempuan, yang juga warga Kecamatan Panti belum ditemukan.
Sebelumnya, ketiga korban terseret arus Sungai Permisen di Desa Kemiri, Kecamatan Panti. Dari tiga korban itu, dua ditemukan meninggal dunia dan satu korban masih dalam pencarian.
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Perumahan di Jember, 2 Mobil Warga Terseret Arus
"Pada Minggu (9/1/2022) sekitar 15.00 WIB, terjadi hujan lebat. Akibatnya, beberapa rumah warga tergenang dengan ketinggian sekitar 1 meter," kata Kalaksa BPBD Jatim Budi Santosa, Senin (10/1/2022).
Data BPBD Jatim mencatat, 440 unit rumah terendam banjir dan 1.668 warga terdampak. Banjir bandang ini juga menyebabkan mushala, tempat usaha, dan jalan perumahan tergenang. "Saat ini sekitar 40 personil (BPBD dan Relawan) tersebar di berbagai lokasi kejadian untuk melakukan pembersihan rumah dan fasum yang terdampak. Kondisi genangan pada saat ini surut total," ujar Budi.
Sebelumnya, ketiga korban terseret arus Sungai Permisen di Desa Kemiri, Kecamatan Panti. Dari tiga korban itu, dua ditemukan meninggal dunia dan satu korban masih dalam pencarian.
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Perumahan di Jember, 2 Mobil Warga Terseret Arus
"Pada Minggu (9/1/2022) sekitar 15.00 WIB, terjadi hujan lebat. Akibatnya, beberapa rumah warga tergenang dengan ketinggian sekitar 1 meter," kata Kalaksa BPBD Jatim Budi Santosa, Senin (10/1/2022).
Data BPBD Jatim mencatat, 440 unit rumah terendam banjir dan 1.668 warga terdampak. Banjir bandang ini juga menyebabkan mushala, tempat usaha, dan jalan perumahan tergenang. "Saat ini sekitar 40 personil (BPBD dan Relawan) tersebar di berbagai lokasi kejadian untuk melakukan pembersihan rumah dan fasum yang terdampak. Kondisi genangan pada saat ini surut total," ujar Budi.
Lihat Juga :