Wali Kota Bekasi Ditangkap KPK saat Ramai soal Karangan Bunga

Rabu, 05 Januari 2022 - 17:49 WIB
Baca juga: Bekasi Anggarkan Rp1,1 Miliar untuk Karangan Bunga, Pepen: Jangan Lihat Nilainya

"Karangan bunga itu untuk ucapan duka, ucapan bahagia, perkawinan, lalu juga peresmian. Karangan bunga itu ada yang bentuknya agak besaran, ada yang sedang, bahkan ada yang sederhana. Yang besaran itu tentunya dilihat dari pada saat wali kota dan wakil wali kota mengirimkan ucapan kepada tokoh satu dan lain hal,” jelas Rahmat Effendi, Selasa (4/1/2022).

Pria yang akrba disapa Pepen beralasan selama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menerima puluhan undangan setiap harinya. Meski undangan tersebut tidak meminta wali kota datang, namun karangan bunga dapat membuat senang warga.

“Dalam satu hari aja wali kota diundang oleh puluhan warga. Warga itu tidak minta secara khusus wali kota datang atau biasanya kalau orang datang itu kan dikirim bunga, itu aja senangnya, bahagianya sudah luar biasa,” sebut Pepen.

Pepen kemungkinan tidak akan kesampaian mengirimkan karangan bunga itu kepada warganya. Kini Pepen tengah berurusan dengan KPK.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!