Puluhan Rumah Terancam Erosi, Bupati Majalengka Akui Susah Bujuk Warga Relokasi
Selasa, 28 Desember 2021 - 02:04 WIB
Bupati Majalengka Karna Sobahi mengemukakan kompleksnya proses relokasi bagi warga yang rumahnya terancam bencana alam, termasuk erosi sungai. Foto ilustrasi SINDOnews
MAJALENGKA - Bupati Majalengka Karna Sobahi mengemukakan kompleksnya proses relokasi bagi warga yang rumahnya terancam bencana alam , termasuk erosi sungai. Karna menilai, selain tentang anggaran, proses relokasi juga sering terbentur dengan kehendak dari masyarakat itu sendiri.
Karna menjelaskan, puluhan warga di Desa Ampel, Kecamatan Ligung, bisa saja direlokasi ke tempat aman. Hal itu seiring dengan ancaman erosi sungai Cimanuk yang bisa terjadi kapan saja. Baca juga: Hendak Direlokasi, PKL di Jalan Malioboro Jogjakarta Resah
Terkait kondisi itu, Karna membandingkan dengan kejadian yang pernah terjadi di Desa Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh beberapa waktu silam. Saat itu, warga di desa itu direlokasi setelah ancaman serupa mengancam.
"Kita sudah mengirimkan BPBD dengan (Dinas) Rumkintan untuk melihat kondisi areal itu. Kalau seperti Jatitujuh, ya apa boleh buat kita relokasi ke tempat yang aman," kata dia.
Karna menjelaskan, puluhan warga di Desa Ampel, Kecamatan Ligung, bisa saja direlokasi ke tempat aman. Hal itu seiring dengan ancaman erosi sungai Cimanuk yang bisa terjadi kapan saja. Baca juga: Hendak Direlokasi, PKL di Jalan Malioboro Jogjakarta Resah
Terkait kondisi itu, Karna membandingkan dengan kejadian yang pernah terjadi di Desa Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh beberapa waktu silam. Saat itu, warga di desa itu direlokasi setelah ancaman serupa mengancam.
"Kita sudah mengirimkan BPBD dengan (Dinas) Rumkintan untuk melihat kondisi areal itu. Kalau seperti Jatitujuh, ya apa boleh buat kita relokasi ke tempat yang aman," kata dia.
Lihat Juga :