Jalin Asmara dengan Istri Siri Orang, Nyawa Pemuda Ini Melayang
Selasa, 09 Juni 2020 - 17:52 WIB
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengintrogasi tersangka penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal. Foto/SINDOnews/Ashadi Ikhsan
GRESIK - Polisi berhasil mengungkap penganiayaan Hadi Kirana Saputra (28) yang berujung maut di Jembatan Prambangan, Kebomas, Gresik. Penganiayaan itu terjadi gara-gara pelaku tak terima korban menggoda istri siri pelaku.
Pelaku, Yendi (35) yang indikos di Jalan Kapuas Perum GKB Manyar, Gresik itu naik pitam setelah mengetahui istri sirinya tepergok menjalin hubungan asmara dengan korban.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menjelaskan, pelaku menganiaya korban dengan tangan kosong. Sebab, dia mengetahui ada perselingkuhan antara istri sirinya dengan korban. (Baca juga: Dua Wartawan Gadungan Kena OTT Saat Peras Ketua KUD Rp200 Juta)
"Modusnya faktor asmara. Korban dengan istri siri pelaku dinilai punya hubungan asmara," kata dia, Selasa (9/6/2020).
Emosi pelaku memuncak setelah melihat membaca percakapan korban dengan istrinya. Sebab, percakapan yang dibaca hingga yang paling atas, berbau mesum. "Korban akhirnya dipancing untuk bertemu," ujar AKBP Arief.
Dijelaskan, malam itu Minggu (7/6) pelaku mengendarai sepeda motor Vario nopol W 6531 BX. Tidak lama korban juga datang ke tempat yang sudah ditentukan. Yakni Jembatan Prambangan. (Baca juga: Tuntutan Ekonomi, 3 Eks Karyawan Bawa Kabur Dump Truk Perusahaan )
Pelaku, Yendi (35) yang indikos di Jalan Kapuas Perum GKB Manyar, Gresik itu naik pitam setelah mengetahui istri sirinya tepergok menjalin hubungan asmara dengan korban.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menjelaskan, pelaku menganiaya korban dengan tangan kosong. Sebab, dia mengetahui ada perselingkuhan antara istri sirinya dengan korban. (Baca juga: Dua Wartawan Gadungan Kena OTT Saat Peras Ketua KUD Rp200 Juta)
"Modusnya faktor asmara. Korban dengan istri siri pelaku dinilai punya hubungan asmara," kata dia, Selasa (9/6/2020).
Emosi pelaku memuncak setelah melihat membaca percakapan korban dengan istrinya. Sebab, percakapan yang dibaca hingga yang paling atas, berbau mesum. "Korban akhirnya dipancing untuk bertemu," ujar AKBP Arief.
Dijelaskan, malam itu Minggu (7/6) pelaku mengendarai sepeda motor Vario nopol W 6531 BX. Tidak lama korban juga datang ke tempat yang sudah ditentukan. Yakni Jembatan Prambangan. (Baca juga: Tuntutan Ekonomi, 3 Eks Karyawan Bawa Kabur Dump Truk Perusahaan )
Lihat Juga :