Asmara Terlarang Untung Surapati Budak yang Menikahi Noni Belanda Anak Juragannya

Sabtu, 25 Desember 2021 - 05:15 WIB
Meneer Moor merujuk pada Dick Hartoko (1985) disebut-sebut sebagai Dewan Hindia yang merupakan jabatan tertinggi pemerintahan di masa Hindia Belanda. Dari sumber lain disebutkan bahwa Moor komandan militer pasukan VOC.

Nasib sebagai budak mengantarkan Untung Surapati secara emosional sangat dekat dengan majikannya yang bernama Edele Heer Moor. Bagi Moor, kehadiran Untung membuat usaha dagangnya maju pesat dan mendatangkan keuntungan.

Dalam buku Untung Surapati Melawan VOC Sampai Mati karya Sri Wintala Ahmad, berawal dari sinilah sang majikan memberi Surawiraji nama Untung. Kendati statusnya budak, Untung menjadi anak emas Meneer Moor. Kepercayaan Meneer Moor kepada Untung menjadi awal pembuka kisah asmara terlarang Untung Surapati dengan Suzanne.

Saking percayanya Meneer Moor kepada Untung, dia memberi keleluasaan untuk menemani anaknya, noni Belanda yang cantik, Suzanne. Seperti pepatah Jawa tresna jalaran saka kulina alias cinta tumbuh karena kebiasaan, antara Untung dan Suzanne tumbuh benih-benih asmara. Di hati Suzanne, sosok Untung telah mencuri hatinya. Bara asmara yang meledak-ledak di hati Suzanne membuatnya cinta mati kepada budak ayahnya tersebut.

Saking cintanya, Suzanne rela memberikan apa pun yang diminta Untung Surapati. Namun, Untung tidak pelit. Barang-barang pemberian Suzanne malah dibagikan kepada para budak dari Bali lainnya.

Seiring perkembangan waktu, apa yang dilakukan Untung Surapati diketahui oleh Meneer Moor yang marah besar. Untung Surapati mendapat hukuman cambuk dari majikannya. Namun, karena Meneer Moor sangat sayang dengan anaknya, dia akhirnya mengampuni Untung Surapati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!