Harga Cabai Rawit Merah di Bangka Barat Naik hingga Rp120.000, Cuaca Ekstrem Pemicunya
Kamis, 16 Desember 2021 - 12:09 WIB
Menurutnya, faktor cuaca yang membuat harga cabai naik di Bangka Barat, karena stok cabai yang ada di pasaran berasal dari luar Pulau Bangka.
"Biasanya, tapi belum dapat informasi yang valid. Tapi memang cuaca karena kita banyak dikirim dari daerah Jawa. Sedangkan dari data hari Senin, stok cukup dari tiga gudang yang ada di Bangka Barat, kemudian stok di pasar normal seperti biasa, " ungkapnya.
Sementara, Hendri salah satu pedagang di Pasar Muntok mengungkapkan, naiknya harga cabai ini disebabkan karena faktor cuaca. Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Harga Cabai Makin Pedas: Di Jakarta Rp76.000/kg
"Karena cuaca buruk itu kan mengganggu kualitas buah cabai, kena hujan kan jadi rontok cabainya. Dari situ jadi stoknya berkurang, kemudian berlaku lah prinsip ekonomi. Kurang tau sampai kapan harga kembali normal, tergantung cuaca dan tergantung stok tadi itulah, " ujar Hendri.
"Biasanya, tapi belum dapat informasi yang valid. Tapi memang cuaca karena kita banyak dikirim dari daerah Jawa. Sedangkan dari data hari Senin, stok cukup dari tiga gudang yang ada di Bangka Barat, kemudian stok di pasar normal seperti biasa, " ungkapnya.
Sementara, Hendri salah satu pedagang di Pasar Muntok mengungkapkan, naiknya harga cabai ini disebabkan karena faktor cuaca. Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Harga Cabai Makin Pedas: Di Jakarta Rp76.000/kg
"Karena cuaca buruk itu kan mengganggu kualitas buah cabai, kena hujan kan jadi rontok cabainya. Dari situ jadi stoknya berkurang, kemudian berlaku lah prinsip ekonomi. Kurang tau sampai kapan harga kembali normal, tergantung cuaca dan tergantung stok tadi itulah, " ujar Hendri.
(don)
Lihat Juga :