Jakarta Batasi Pergerakan Warga Saat Nataru, Ini Kata Wagub Ariza
Jum'at, 10 Desember 2021 - 09:13 WIB
Dia menyebutkan berdasarkan pengalaman dua tahun terakhir di masa Pandemi Covid-19 setiap libur panjang terjadi peningkatan atau lonjakan kasus positif Covid-19. Untuk itu, dia meminta masyarakat tetap waspada meskipun sudah mendapatkan dosis vaksinasi Covid-19.
”Sekalipun kita sudah vaksinnya luar biasa, sudah lebih dari 11,2 juta, dan juga masyarakat sudah biasa melakukan protokol kesehatan, kita tidak boleh euforia, tidak boleh kendor harus tetap waspada,” jelasnya.
Untuk itu, warga Jakarta harus lebih meningkatkan disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Pasalnya jumlah orang yang berlibur keluar rumah saat libur panjang diprediksi meningkat.
”Sehingga interaksi meningkat, potensi kerumunan meningkat, pada akhirnya penularan dapat meningkat. Apalagi, ada varian baru virus Omicron sekalipun belum masuk ke Jakarta tapi kita harus tetap berhati-hati,” tutupnya.
”Sekalipun kita sudah vaksinnya luar biasa, sudah lebih dari 11,2 juta, dan juga masyarakat sudah biasa melakukan protokol kesehatan, kita tidak boleh euforia, tidak boleh kendor harus tetap waspada,” jelasnya.
Untuk itu, warga Jakarta harus lebih meningkatkan disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Pasalnya jumlah orang yang berlibur keluar rumah saat libur panjang diprediksi meningkat.
”Sehingga interaksi meningkat, potensi kerumunan meningkat, pada akhirnya penularan dapat meningkat. Apalagi, ada varian baru virus Omicron sekalipun belum masuk ke Jakarta tapi kita harus tetap berhati-hati,” tutupnya.
(ams)
Lihat Juga :