Cegah Pembakaran Lahan Gambut, Warga di Tapin Kalsel Dapat Bantuan BRGM
Kamis, 09 Desember 2021 - 20:43 WIB
“Bantuan itu kami gunakan untuk membuat kandang ayam berukuran 8x40 meter. Kami juga sebenarnya bisa memilih, apakah akan ternak itik, ayam atau yang lainnya, namun kami memilih untuk beternak ayam broiler, dengan cara bermitra dengan perusahaan,“ ujar Ketua Pokmas Galam Bersatu, Ulu Nurdin, Kamis (9/12/2021).
Menurut Nurdin, kegiatan Revitalisasi Mata Pencaharian Masyarakat dari BRGM ini merupakan yang kedua kalinya. Bantuan pertama pada 2019, senilai Rp100 juta untuk pembuatan kandang ayam yang mampu menampung 3.000 ekor ayam. “Bantuan kedua ini diberikan BGRM karena kami telah berhasil mengelola bantuan pertama dan dikelola secara berkelanjutan” ungkapnya.
Pihaknya menyebut, ayam broiler sudah bisa panen di usia 32 hari. Dalam sekali panen, kelompoknya bisa mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp10 juta.
“Jadi hasilnya nanti, pertama disisihkan untuk uang kas, anggota yang ikut memelihara ini kan sekitar 4 orang, nah masing-masing bisa mendapatkan upah Rp2 juta dalam sekali panen,” ujar Nurdin.
Baca juga: Dihujat karena Perkosa Belasan Santriwati, Guru Pesantren di Bandung Ini Bilang Begini
Menurut Nurdin, kegiatan Revitalisasi Mata Pencaharian Masyarakat dari BRGM ini merupakan yang kedua kalinya. Bantuan pertama pada 2019, senilai Rp100 juta untuk pembuatan kandang ayam yang mampu menampung 3.000 ekor ayam. “Bantuan kedua ini diberikan BGRM karena kami telah berhasil mengelola bantuan pertama dan dikelola secara berkelanjutan” ungkapnya.
Pihaknya menyebut, ayam broiler sudah bisa panen di usia 32 hari. Dalam sekali panen, kelompoknya bisa mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp10 juta.
“Jadi hasilnya nanti, pertama disisihkan untuk uang kas, anggota yang ikut memelihara ini kan sekitar 4 orang, nah masing-masing bisa mendapatkan upah Rp2 juta dalam sekali panen,” ujar Nurdin.
Baca juga: Dihujat karena Perkosa Belasan Santriwati, Guru Pesantren di Bandung Ini Bilang Begini
Lihat Juga :