Ridwan Kamil Pastikan Situs Bung Karno di Bandung Terawat
Selasa, 07 Desember 2021 - 06:05 WIB
"Di Bandung ini tempat lahir gagasan-gagasan besar Indonesia. Oleh karena itu, situs-situs Bung Karno yang hadir di Kota Bandung, mulai dari ITB, Penjara Banceuy, Penjara Sukamiskin, Rumah Ibu Inggit, hingga Gedung Indonesia Menggugat kami rawat, kami muliakan dengan sebaik-baiknya, dan sudah dilaporkan tadi malam," kata Kang Emil.
Kang Emil berharap, terjaganya situs-situs Bung Karno bisa melahirkan semangat marhaenisme. Terlebih, Kota Bandung memiliki cerita tersendiri bagi lahirnya marhaenisme.
"Mudah-mudahan membawa semangat bahwa di kota ini nilai-nilai marhaenisme, nilai-nilai Bung Karno tetap abadi dan menjadi inspirasi kepada pejuang pemikir dan para pemikir pejuang," katanya. Baca juga: Hadiri Fisipol Leadership Forum di UGM, Ridwan Kamil Paparkan Strategi Pembangunan Jabar
Kang Emil juga berharap, hal tersebut bisa menjadi semangat bagi PA GMNI untuk melahirkan ide-ide yang berguna bagi bangsa dan negara. Apalagi, Indonesia kini mengalami dua disrupsi.
"Kita sedang didisrupsi oleh 4.0 teknologi yang mendampaki sendi-sendi kehidupan kita, termasuk demokrasi. Kita sedang di persimpangan, disrupsi COVID yang mendampaki dan masa depan kehidupan Indonesia pasca-COVID. Kita sedang mengalami banyak hal-hal baru yang hadir dalam keseharian kita," tutur Kang Emil.
Kang Emil berharap, terjaganya situs-situs Bung Karno bisa melahirkan semangat marhaenisme. Terlebih, Kota Bandung memiliki cerita tersendiri bagi lahirnya marhaenisme.
"Mudah-mudahan membawa semangat bahwa di kota ini nilai-nilai marhaenisme, nilai-nilai Bung Karno tetap abadi dan menjadi inspirasi kepada pejuang pemikir dan para pemikir pejuang," katanya. Baca juga: Hadiri Fisipol Leadership Forum di UGM, Ridwan Kamil Paparkan Strategi Pembangunan Jabar
Kang Emil juga berharap, hal tersebut bisa menjadi semangat bagi PA GMNI untuk melahirkan ide-ide yang berguna bagi bangsa dan negara. Apalagi, Indonesia kini mengalami dua disrupsi.
"Kita sedang didisrupsi oleh 4.0 teknologi yang mendampaki sendi-sendi kehidupan kita, termasuk demokrasi. Kita sedang di persimpangan, disrupsi COVID yang mendampaki dan masa depan kehidupan Indonesia pasca-COVID. Kita sedang mengalami banyak hal-hal baru yang hadir dalam keseharian kita," tutur Kang Emil.
(don)
Lihat Juga :