Bendungan Randugunting Blora Akan Mengalir sampai Rembang

Minggu, 07 Juni 2020 - 15:45 WIB
Markum menambahkan pihaknya sudah tiga kali mengajukan ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, agar Bendungan Jatihadi dikeruk karena mengalami pendangkalan sangat parah. Tapi usulan tersebut belum direalisasi karena disarankan petani menunggu aliran air Bendung Randugunting.

"Saat kami ke Semarang di kantor BBS Pemali Juwana, diberi informasi nggak usah dikeruk. Tapi nunggu saja operasional Bendungan Randugunting, ya sudah kita manut saja," kata Markum.

Hal senada diungkapkan Muh Maji'in, petani di Desa Meteseh, Kecamatan Kaliori. Ia berharap apabila air dari Bendungan Randugunting besar, Pemkab Rembang dapat menambah jalur irigasi, supaya penyebaran air semakin luas dan banyak petani memanfaatkan.

"Saya pernah datang lihat langsung ke Bendung Randugunting kira-kira sebulan lalu. Intinya saya sangat senang sekali. Cuma ada rasa khawatir juga, soalnya kalau bendung jebol, bisa membahayakan warga. Semoga hal itu nggak terjadi," katanya.

Bendungan Randugunting di Desa Kalinanas dan Desa Gaplokan Kecamatan Japah, Kabupaten Blora luasnya mencapai 250 hektare dengan luas genangan 187,19 hektare dan mampu menampung air 10,40 juta meter kubik. Salah satu proyek nasional dari Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat ini menyedot anggaran Rp858 miliar lebih.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!