Polisi Diminta Proses Pelaku Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Selasa, 30 November 2021 - 17:44 WIB
"Meskipun memang belum ada yang menyerahkan diri, walaupun begitu kami dari kepolisian tetap melakukan penegakan hukum. Tetapi kita tetap membuka pintu jika ada yang menyerahkan diri, tetapi sampai saat belum ada (menyerahkan diri)," tukasnya.

Di sisi lain, Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando menegaskan penyerangan menggunakan molotov, senjata tajam, dan anak panah dilatarbelakangi persoalan pribadi yang kemudian digiring ke konflik etnik. Hal itu ditemukan dalam penyelidikan sementara.

"Jadi jangan menyebar hoaks, permasalahan yang terjadi bukan masalah SARA (suku, ras, agama dan antargolongan) melainkan permasalahan individu. Masyarakat jangan terpengaruh dengan informasi hoaks. Termasuk sweeping kendaraan," tutur Lando.

Baca juga:Anggota DPRD Rezki Dorong Makassar Jadi Kota Sejarah

Sebelumnya diberitakan, Sekretariat Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Jumat (26/11) sekira pukul 21.10 Wita diserang sekelompok orang.Seorang pemuda mengalami luka tebas parang di tangannya pada peristiwa itu.

Setelah kejadian itu, penyerangan kembali terjadi di dua asrama atau sekretariat kedaerahan mahasiswa, Jalan Sungai Limboto, Kecamatan Makassar, Minggu (28/11) sekira pukul 02.00 Wita. Satu orang dilaporkan terluka parah, inisial MA (20).
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!