Korban Pemerasan Ketua LSM Ternyata Anggota Satgas Penanganan Kasus Begal Karyawati Basarnas

Selasa, 23 November 2021 - 00:26 WIB
"Rekan-rekan bisa lihat contohnya ada di akun TikTok @pasmanagian5 bisa dilihat itu adalah sebagian dari pada modusnya untuk memberikan ataupun menakuti instansi pemerintah TNI maupun Polri," ujarnya.

Hengki menuturkan, pelaku melakukan pemerasan terhadap anggota Polres Jakarta Pusat yang bertugas sebagi satgas menangani kasus begal karyawati Basarnas. "Kami bentuk satgas ini karena keprihatinan, ternyata ada pengaruh narkoba dari pelaku begal terhadap karyawati Basarnas. Sudah kita lakukan penyelidikan dan anggota kami juga ada luka berat ditabrak," tuturnya.

"Tersangka ini menuduh anggota kami melanggar SOP dan terus dilakukan dengan membawa nama petinggi negara maupu TNI-Polri dengan tujuan untuk memperoleh sejumlah uang," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Hengki menegaskan, anggota yang dituduh tak sesuai SOP itu sudah diperiksa Propam dan tidak ada suap menyuap."Anggota satgas kami ini justru menjadi korban pemerasan LSM tersebut. Kemudian hasil penyelidikan kami ancaman-ancaman yang dilakukan melalui perangkat elektronik bahwa yang bersangkutan membandingkan dengan tempat lain di Medan, sehinga kami duga pemerasan ini bukan hanya di Jakpus tetapi di instasi lain," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!