89 Persen Masyarakat Sulsel Sudah Terdaftar JKN-KIS
Rabu, 17 November 2021 - 16:59 WIB
"Harapannya untuk Kota Makassar sudah selesai 98 persen tahun 2022. Kepesertaan Kota Makassar akan berkontribusi besar terhadap wilayah Sulselbartramal (Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku)," urai dr Greisthy.
Dia mengatakan, tantangan terbesar dalam meningkatkan angka kepesertaan adalah kesadaran masyarakat. Di mana mereka baru ingin menjadi peserta setelah membutuhkan akses pada fasilitas kesehatan. "Jangan sudah sakit baru mau daftar. Harapan kami, mulai saat ini daftarlah sebagai peserta mandiri," katanya.
Adapun sejumlah upaya BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kepsertaan JKN-KIS salah satunya berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi agar bisa lebih mudah mendeteksi masyarakat yang iurannya bisa dibayarkan pemerintah.
Baca juga:BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Lagi Nih! Berikut Pilihan Kedeputiannya
"Kami juga imbau untuk melihat lagi PNS yang belum menjadi peserta JKN, segera daftarkan diri dan keluarga. Dari sisi badan usaha juga kami kunjungan langsung dan cek apakah sudah daftar, bagaimana dengan anggota keluarga," ungkapnya.
Dari sisi pembayaran iuran, dr Greisthy mengungkapkan masih ada persoalan tunggakan pada peserta mandiri. Tercatat, dari 355 ribu peserta mandiri JKN-KIS di Kota Makassar, ada 198 ribu peserta yang menunggak iuran pembayaran dengan total Rp184 miliar.
"Yang bermasalah ini peserta mandiri, memang dari total yang terdaftar, yang aktif bayar membayar 156 ribu. Dan masih ada 198 ribu yang menunggak, totalnya ada Rp184 miliar," pungkas dr Greisthy.
Baca juga:BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja, Cek Syarat dan Wilayah Penempatannya
Dia mengatakan, tantangan terbesar dalam meningkatkan angka kepesertaan adalah kesadaran masyarakat. Di mana mereka baru ingin menjadi peserta setelah membutuhkan akses pada fasilitas kesehatan. "Jangan sudah sakit baru mau daftar. Harapan kami, mulai saat ini daftarlah sebagai peserta mandiri," katanya.
Adapun sejumlah upaya BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kepsertaan JKN-KIS salah satunya berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi agar bisa lebih mudah mendeteksi masyarakat yang iurannya bisa dibayarkan pemerintah.
Baca juga:BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Lagi Nih! Berikut Pilihan Kedeputiannya
"Kami juga imbau untuk melihat lagi PNS yang belum menjadi peserta JKN, segera daftarkan diri dan keluarga. Dari sisi badan usaha juga kami kunjungan langsung dan cek apakah sudah daftar, bagaimana dengan anggota keluarga," ungkapnya.
Dari sisi pembayaran iuran, dr Greisthy mengungkapkan masih ada persoalan tunggakan pada peserta mandiri. Tercatat, dari 355 ribu peserta mandiri JKN-KIS di Kota Makassar, ada 198 ribu peserta yang menunggak iuran pembayaran dengan total Rp184 miliar.
"Yang bermasalah ini peserta mandiri, memang dari total yang terdaftar, yang aktif bayar membayar 156 ribu. Dan masih ada 198 ribu yang menunggak, totalnya ada Rp184 miliar," pungkas dr Greisthy.
Baca juga:BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja, Cek Syarat dan Wilayah Penempatannya
Lihat Juga :